Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan berupa peralatan ibadah kepada rumah ibadah yang terdampak bencana di Masjid Harakatul Qur’an, Masjid Syuhada Jorong Laweh, dan Mushala Daarul Huffazh MAN 1 Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
"Kami membagikan sarung, Al Qu'an, mukena, sound system, karpet masjid, dan semua keperluan masjid, agar masyarakat bisa beribadah kembali dengan nyaman, karena sebentar lagi akan masuk bulan Ramadhan, jadi harus segera kita siapkan," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan melalui keterangan di Jakarta, Rabu.
Pada Program Kembali ke Masjid, Baznas mendistribusikan bantuan berupa 30.000 sarung dan mukena, 30.000 mushaf Al Quran, serta karpet dan paket sound system masjid yang disalurkan di 500 titik di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang disalurkan secara bertahap.
Ia mengungkapkan bantuan ini diinisiasi karena banyak bangunan masjid dan mushala yang rusak, seperti karpet, mukena, sajadah, dan Al Quran yang hanyut hingga tertimbun lumpur sehingga tidak bisa lagi digunakan untuk ibadah.
Karena itu, lanjut Rizaludin, Baznas berkomitmen untuk terus memobilisasi bantuan-bantuan dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya.
"Insya Allah kami di Baznas pusat di Jakarta akan terus memobilisasi bantuan-bantuan yang akan kita salurkan juga bersama Baznas provinsi dan Baznas kabupaten," ujarnya .
Rizaludin berharap pendistribusian bantuan alat ibadah dan bantuan pendukung lainnya dapat terselesaikan sebelum Ramadhan sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan Shalat Tarawih dengan nyaman dan tanpa kekhawatiran.
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Agam Muhammad Iqbal berterima kasih kepada Baznas RI yang tidak pernah absen memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tengah ditimpa kesulitan.
Senada dengan Iqbal, salah satu penerima manfaat, Pengasuh Pondok Pesantren Harakatul Quran Ustad Syukur Usman mengapresiasi Baznas RI dan Baznas di seluruh tingkatan, baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta Kementerian Agama, yang telah memberikan perhatian khusus terhadap kondisi masjid pascabencana.
"Insya Allah, dengan adanya bantuan ini menjadi langkah awal bagi Pondok Pesantren Harakatul Quran dan bagi kami semua untuk bangkit kembali, terus berjuang di jalan Allah, khususnya dalam mendidik anak-anak, membangun peradaban dengan Al Quran, serta menguatkan iman. Meskipun bangunan kami runtuh, Insya Allah iman kami akan tetap teguh dan kami akan terus berjuang," ucap Syukur.
