PT PPR kerahkan alat berat bersihkan material longsordi Agam

id PT Perkebunan Pelalu Raya ,tanah longsor,longsor di Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam

PT PPR kerahkan alat berat bersihkan material longsordi Agam

Satu alat berat milik PT PPR sedang memberikan material tanah longsor di Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Dok ANTARA/HO/Pat PPR.

Lubukbasung (ANTARA) - PT Perkebunan Pelalu Raya (PPR) menyalurkan satu unit alat berat untuk membantu membersihkan material tanah longsor menutupi badan jalan di Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, agar akses lalulintas menjadi lancar untuk evakuasi korban terdampak banjir bandang di daerah itu.

Manager PT PPR melalui Humas Dicky Wahyudi Jumat mengatakan alat berat jenis loader dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor menutupi badan jalan provinsi menghubungkan Padang Koto Gadang Kecamatan Palembayan menuju Bukittinggi.

"Alat berat sudah bekerja di lokasi untuk membersihkan material tanah longsor," katanya.

Ia mengatakan aktifitas perbantuan alat berat di lokasi longsor dalam rangka agar arus lalulintas kembali normal, sehingga tim gabungan mudah ke lokasi banjir bandang.

Ini mengingat bahwa jalan menuju lokasi tertutup tanah longsor, sehingga tim gabungan kesulitan ke lokasi.

"Tim kita membantu untuk membersih material longsor sesuai informasi dan permohonan Kapolsek Palembayan," katanya.

Ia menambahkan alat beraktifitas disana, tiba-tiba terjadi banjir bandang dan alat berat terisolir bersama petugas atas nama Saputra asisten bengkel, Dani Yusuf Asisten boiler, Afni Junira sebagai danru dan Efriszal sebagai operator loader.

"Tim kita disana selamat, cuma terisolasi tidak bisa kemana," katanya.

Informasi di lapangan, alat berat sudah bekerja untuk membersihkan material tanah longsor.

Mudah-mudahan, tambahnya material bisa dibersihkan secepat mungkin sehingga akses lalulintas kembali normal.

"Ini bentuk kepedulian perusahaan bergerak kebun kelapa sawit di Palembayan untuk aktivitas masyarakat sekitar" katanya.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.