Painan (ANTARA) - Prestasi Gemilang Pramuka Pesisir Selatan di Gerakan Pramuka terus memainkan peran penting dalam membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan berjiwa kebangsaan.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, Pramuka hadir sebagai ruang pendidikan yang menguatkan nilai-nilai dasar kehidupan, mulai dari kepemimpinan, kerja sama, hingga tanggung jawab sosial.
Bagi generasi muda, Pramuka tetap menjadi fondasi penting untuk membangun ketangguhan moral dan mental dalam menghadapi dinamika zaman.
Semangat pembinaan itu kembali tercermin pada pelaksanaan Raimuna Daerah VII (Raida VII) Sumatera Barat Tahun 2025 yang berlangsung pada 17 hingga 22 November 2025 di Bumi Perkemahan Batu Gadang, Lubuk Minturun, Kota Padang.
Kegiatan berskala provinsi ini diikuti oleh seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) yang berada di bawah Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat.
Ribuan Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai daerah hadir untuk mengikuti kegiatan perkemahan besar yang penuh dengan nilai edukatif, kolaboratif, dan kebersamaan tersebut.
Raida VII Tahun 2025 dirancang sebagai festival pendidikan yang menggabungkan unsur keterampilan, kreativitas, inovasi, serta pengalaman hidup di alam terbuka.
Melalui berbagai aktivitas yang disiapkan, peserta mendapatkan kesempatan luas untuk mengasah kemampuan memimpin, berkomunikasi, mengambil keputusan, hingga mengelola dinamika kelompok.
Kegiatan ini juga menjadi wadah yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang di seluruh Sumatera Barat, sehingga persaudaraan antar Pramuka semakin erat dan wawasan peserta semakin luas.
Mengusung tema “Bergerak, Berubah, Berdampak,” Raimuna Daerah VII ingin menegaskan bahwa generasi muda perlu bergerak aktif, melakukan perubahan positif, serta memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Tema ini juga menjadi refleksi bahwa Pramuka adalah agen perubahan yang mampu menjawab kebutuhan zaman, sekaligus mempertahankan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa.
Kwarda Sumbar berharap, melalui kegiatan ini akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang kreatif, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan.
Pada kegiatan besar ini, Kontingen Kwarcab 0301 Pesisir Selatan turut ambil bagian dengan jumlah peserta kurang dari 30 orang, terdiri dari 24 peserta dan 6 pembimbing.
Meski jumlahnya tidak sebanyak beberapa kontingen lain, keberadaan kontingen Pesisir Selatan justru mencerminkan soliditas, kekompakan, dan kesiapan mental untuk berkompetisi secara sehat.
Para peserta menjalani berbagai rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, membawa identitas daerah dan kehormatan Kwarcab masing-masing.
Di antara seluruh rangkaian kegiatan, terdapat satu-satunya lomba yang digelar pada Raimuna Daerah VII Tahun 2025, yakni pemilihan Uda dan Uni Raida VII Sumatra Barat.
Dalam ajang inilah, Kontingen Kwarcab Pesisir Selatan, Muhammad Sayyid Alsafari Kefsi dari SMAN 2 Bayang, tampil memukau dan berhasil meraih Juara 1 sekaligus menyandang gelar “Putra Raimuna Daerah VII Sumatera Barat.”
Prestasi ini menjadi sorotan karena kompetisi tersebut hanya satu-satunya lomba di Raida VII, sehingga persaingan berlangsung ketat dan penuh tantangan.
Sebagai bentuk apresiasi, Sayyid dianugerahi piagam penghargaan, piala, satu unit sepeda gunung, dan satu unit kulkas. Namun lebih dari sekadar hadiah, pencapaian ini adalah bukti bahwa kerja keras, persiapan matang, dan kepercayaan diri mampu mengantarkan perwakilan Pesisir Selatan meraih hasil maksimal.
Keberhasilan tersebut juga menjadi kebanggaan besar bagi kontingen dan masyarakat Pesisir Selatan, menunjukkan bahwa kualitas pembinaan Pramuka di daerah tersebut berjalan dengan baik.
Sayyid mengaku bahwa prestasi yang diraihnya tidak terlepas dari dukungan dan kehadiran pemerintah daerah yang memberikan motivasi besar.
“Kehadiran pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi saya. Saya ingin menampilkan yang terbaik karena membawa nama daerah,” ungkapnya.
Baginya, membawa identitas Pesisir Selatan pada ajang tingkat provinsi adalah tanggung jawab sekaligus kehormatan, sehingga ia berupaya memberikan yang terbaik dalam setiap tahap penilaian.
Keberhasilan Sayyid diharapkan menjadi inspirasi bagi anggota Pramuka lainnya di Pesisir Selatan untuk terus meningkatkan kemampuan, menggali potensi diri, dan berani tampil dalam berbagai kegiatan kompetitif.
Prestasi ini juga mempertegas bahwa Gerakan Pramuka tetap relevan sebagai sarana pembentukan karakter dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Melalui kegiatan seperti Raimuna Daerah, nilai-nilai kepemimpinan, solidaritas, dan kedisiplinan terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan semangat “Bergerak, Berubah, Berdampak,” Raimuna Daerah VII Sumbar 2025 dan prestasi yang diraih Sayyid menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembinaan Pramuka di Pesisir Selatan.
Capaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil generasi muda, ketika dilakukan dengan penuh dedikasi, mampu memberikan dampak besar bagi daerah dan masyarakatnya.
