Pobsi Pesisir Selatan gelar seleksi atlet biliar menuju Porprov 2026

id Pobsi Pesisir Selatan,atlet biliar,Porprov 2026

Pobsi Pesisir Selatan gelar seleksi atlet biliar menuju Porprov 2026

Painan (ANTARA) - Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Kabupaten Pesisir Selatan menggelar seleksi atlet biliar sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Seleksi dilaksanakan di Sekretariat Pobsi Pessel yang berlokasi di Cafe Loca Dexa.

Ketua Pobsi Pesisir Selatan, Rival Maulana atau yang akrab disapa Papay, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan tanpa praktik titipan. Menurutnya, hanya atlet dengan kemampuan terbaik yang akan dipilih untuk memperkuat kontingen Pesisir Selatan.

“Seleksi ini menjadi langkah awal untuk membangun prestasi olahraga biliar di daerah. Target kita jelas, atlet yang terpilih harus mampu bersaing dan meraih prestasi, khususnya medali emas di Porprov 2026,” ujar Rival.

Dalam seleksi tersebut, Pobsi Pessel menerapkan standar pertandingan setara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) guna membiasakan atlet dengan sistem dan tekanan pertandingan. Seluruh fasilitas seleksi serta program latihan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pobsi Pesisir Selatan.

Atlet yang lolos seleksi nantinya akan mengikuti program latihan rutin tiga kali dalam sepekan selama empat bulan, dengan tujuan memantau dan meningkatkan performa atlet secara berkelanjutan.

Seleksi atlet dijadwalkan berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 10–11 Januari 2026, dan diikuti atlet dari seluruh rumah biliar di Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk atlet yang sebelumnya aktif mengikuti berbagai kejuaraan daerah.

Sebelum seleksi dimulai, seluruh peserta telah mendapatkan penjelasan terkait aturan dan mekanisme seleksi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pobsi Pesisir Selatan dalam membangun prestasi olahraga biliar secara berkelanjutan demi mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.