WakoPayakumbuh siapkan langkah pemulihan pascakebakaran pasar

id Wako Payakumbuh, Wawako Payakumbuh ,Pemkot Payakumbuh,kebakaran pasar Payakumbuh.

WakoPayakumbuh siapkan langkah pemulihan pascakebakaran pasar

Wako Payakumbuh, Wawako Payakumbuh bersama jajaran saat meninjau kondisi terkini kebakaran pasar Payakumbuh. Antara/HO-Pemkot Payakumbuh

Payakumbuh (ANTARA) - Pasca kebakaran hebat yang melanda Pusat Pertokoan Pasar Payakumbuh Blok Barat pada Selasa (26/08) dini hari, Pemko Payakumbuh mulai menyiapkan langkah pemulihan.

Salah satunya dengan meninjau sejumlah lokasi yang akan dijadikan tempat relokasi sementara bagi para pedagang terdampak.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Wakil Ketua DPRD, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Sekretaris Daerah meninjau langsung beberapa titik yang dinilai layak dijadikan lokasi relokasi.

“Kita ingin memastikan para pedagang tetap bisa beraktivitas dan perekonomian masyarakat tidak terhenti. Oleh karena itu, relokasi sementara harus segera dipersiapkan,” kata Wako Zulmaeta.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tengah memprioritaskan kebutuhan mendesak para pedagang, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana dasar di lokasi relokasi.

“Kami tidak ingin pedagang menunggu terlalu lama. Pemko berkomitmen menghadirkan solusi cepat, tepat, dan tetap memperhatikan kenyamanan pedagang maupun pembeli,” ujarnya.

Selain meninjau lokasi relokasi, Pemko Payakumbuh juga sedang melakukan pendataan menyeluruh terkait jumlah pedagang terdampak dan kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

Pemko Payakumbuh menegaskan bahwa upaya pemulihan Pasar Pusat Payakumbuh akan dilakukan secara terencana, termasuk menyiapkan skema pembangunan kembali pasar dengan konsep yang lebih aman dan modern.

“Musibah ini tentu menjadi pukulan berat bagi kita semua. Namun dengan kerja sama dan dukungan seluruh pihak, kita optimistis perekonomian Pasar Pusat akan segera pulih,” pungkasnya.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.