Lubuk Sikaping (ANTARA) - Sebuah jembatan semi permanen berukuran 15 meter penghubung Kejorongan Sinuangon, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman terputus total dihantam arus sungai, Kamis (14/8) malam.
Wali Nagari Cubadak Barat Kesria Novi mengatakan tingginya intensitas hujan yang mengguyur daerah tersebut sejak Kamis kemarin mengakibatkan meluapnya arus sungai di Kejorongan Sinuangon.
"Sehingga arus sungai yang sangat deras meluap dan menghantam jembatan tersebut hingga putus total," terang Kesria Novi kepada ANTARA, Jumat.
Jembatan tersebut kata Kesria Novi merupakan satu-satunya akses transportasi masyarakat yang berpenduduk sekitar 76 Kepala Keluarga (KK).
"Saat ini kondisinya putus total. Sehingga menyulitkan masyarakat setempat dalam beraktifitas sehari-hari," katanya.
Kondisi tersebut kata dia sudah dilaporkan kepada Pemkab Pasaman agar segera bisa dibantu pembangunan jembatan darurat.
"Kita upayakan segera ada jembatan darurat. Kejadian ini juga sudah kami laporkan kepada BPBD dan Pemkab Pasaman," katanya.
Dikatakannya bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Namun saat ini masyarakat terkendala akses transportasi ke kampung tersebut," tutupnya.
