Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat membagikan ribuan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) kepada 120 keluarga di daerah itu guna mewujudkan ketahanan pangan serta peningkatan perekonomian warga.
"Program ini merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan yang didukung penuh oleh pemerintah pusat," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad saat penyerahan bantuan itu secara simbolis di Pariaman, Selasa.
Ia mengatakan penyaluran bantuan tersebut juga dapat mendukung pemerintah setempat dalam menyukseskan program satu rumah satu industri rumah tangga yang diusung wali kota dan wakil wali kota setempat.
Apalagi, lanjutnya berdasarkan data statistik pada 2024 sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan sektor penyumbang tertinggi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yaitu mencapai 18,34 persen.
Menurutnya, hal ini membuktikan meskipun Pariaman mempunyai luas administrasi daerah yang kecil namun kontribusi sektor ekonomi terbesar berasal dari sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
"Kami berharap program ini dapat berjalan berkesinambungan dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kota Pariaman," katanya.
Tidak hanya itu, lanjutnya Pemkot Pariaman juga berharap bantuan ayam petelur ini bisa menjadi modal awal bagi ibu-ibu rumah tangga untuk memulai usaha sampingan yang produktif sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mensukseskan program satu rumah satu industri rumah tangga.
Oleh karena itu, Pemkot Pariaman melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan setempat akan memberikan pendampingan teknis kepada para penerima bantuan mulai dari pemeliharaan ayam yang baik hingga manajemen usaha.
Yota mengatakan setiap keluarga penerima bantuan tersebut mendapatkan 10 ekor ayam yang terdiri dari delapan ekor betina dan dua ekor jantan. Selain memberikan ayam, kata dia Pemkot Pariaman juga membagikan mesin tetas telur untuk empat kelompok peternak.
"Mesin tetas yang diberikan kepada kelompok peternak diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi bibit ayam lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah," ujarnya.
Ia menyebutkan kelompok peternak yang mendapatkan bantuan mesin tetas tersebut berasal dari Desa Talago Sariak dan Desa Kampuang Gadang Kecamatan Pariaman Timur, Desa Tungkal Utara Kecamatan Pariaman Utara, dan Kelurahan Jawi – Jawi II Kecamatan Pariaman Tengah.
