Dermaga Apung Singkarak Jadi Percontohan di Indonesia

id Dermaga Apung Singkarak Jadi Percontohan di Indonesia

Arosuka, (Antara) - Pembangunan Dermaga Apung di Danau Singkarak Kabupaten Solok sebagai upaya memperlancar transportasi angkutan sungai dan danau, menjadi percontohan di Indonesia.Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi Sumbar, Amran, saat melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan Dermaga Apung yang telah masuk tahap pertama penyerahan di Singkarak, Minggu, mengatakan dermaga apung yang terletak di Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok dibangun dengan dana APBN 2013 senilai Rp 2,64 miliar.Sementara Kepala Satuan Kerja Pengembangan Lalu Lintas Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan, Ikra Surantha, menyebutkan Dermaga Apung Singkarak bisa melayani turun naik penumpang dengan fasilitas sandar delapan unit bus air. Dermaga Apung Singkarak ini juga akan menjadi layanan angkutan danau."Karena dermaga apung ini menjadi tempat turun naik penumpang dari Paninggahan, Ombilin dan Malalo," kata Ikra.Dermaga apung yang didirikan di danau terbesar di Sumbar itu baru satu, namun tahun depan dermaga sejenis juga akan dibangun di Ombilin. "Proyeknya Dermaga Apung Singkarak sudah siap 100 persen dan sudah serah terima pertama. Kini masuk dalam tahap pemeliharaan sesuai aturan jasa konstruksi, kontraktor bertanggungjawab selama enam bulan kedepan, kalau ada yang tidak sesuai maka kontraktor wajib menyempurnakannya," kata Ikra.Lebih lanjut ia mengatakan operasional Dermaga Apung Singkarak akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Solok, sebab dermaga itu menjadi fasilitas penting angkutan perintis dengan bus air yang sebelum ini sudah diserahkan ke Kabupaten Solok. Pada tahun 2013 ada dua dermaga di Sumbar yang dibangun melalui dana APBN, yakni Dermaga Apung Singkarak dan Danau Maninjau tepatnya di Sungai Batang yang juga sudah rampung dibangun.Keberadaan Drmaga Apung Singkarak sangat direspon positif oleh masyarakat sekitar, apalagi dermaga itu tidak akan tenggelam kalau air danau besar. Dermaga ini mempunyai multi fungsi, selain tempat turun naik penumpang, juga bisa di buka pasang jika ada daerah emergency di sekitar Danau Singkarak butuh droping cepat bantuan logistik. Selain itu keberadaannya juga menopang pariwisata di Nagari Singkarak.Dermaga Apung Singkarak ini tidak sekedar dermaga saja, melainkan juga dilengkapi dengan fasilitas areal darat yang diperkuat batu baronjong dengan lantainya plaving blok. Malah untuk lantai dermaga menggunakan fiber tebal dengan ketahanan 20 tahun dan minim biaya perawatan.Sementara itu Konsultan Pengawas Proyek Dedi mengatakan kondisi areal darat sedikit tidak datar karena tanah di bawah paving blok belum stabil, juga faktor hujan akibatnya paving blok di bagian tertentu memadat sehingga tidak datar. "Tapi tidak mempengaruh kualitas dan fisik bangunan, dan pada penyerahan kedua, kontraktor harus merapikannya kembali," ujarnya. (cpw9)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.