Bupati Pasaman Barat sidak RSUD untuk pastikan pelayanan berjalan baik

id Inspeksi mendadak ke RSUD untuk pastikan pelayanan berjalan baik

Bupati Pasaman Barat sidak RSUD untuk pastikan pelayanan berjalan baik

Bupati Pasaman Barat Yulianto saat berdialog dengan pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) saat melakukan inspeksi mendadak, Senin (5/5/2025). ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat Yulianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat untuk memastikan pelayanan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Pelayanan yang baik adalah harga mati bagi pasien. Jangan coba-coba terlantarkan pasien. Jika ada terbukti ada yang menelantarkan pasien akan saya tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto usai melakukan sidak di RSUD, Senin.

Ia mengaku sengaja datang secara mendadak tanpa pemberitahuan kepada jajaran rumah sakit untuk melihat langsung pelayanan yang ada.

Didampingi Plh Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia dan Kepala Dinas Kominfo Armen kedatangan bupati cukup mengangetkan para tenaga kesehatan RSUD itu.

Sesampai di RSUD Bupati menyalami para pengunjung dan menanyakan tentang pelayanan yang diperoleh.

Selain itu, juga masuk ke beberapa ruangan pelayanan yang ditempati oleh para tenaga kesehatan serta ke ruangan rawat inap lainnya.

"Alhamdulillah pelayanan kita lihat berjalan dengan lancar," katanya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan pelayanan mendasar yang perlu dipastikan pelaksanaannya. Apakah benar masyarakat itu telah terlayani atau belum.

"Sejauh ini tadi kita lihat masyarakat rata-rata mengaku telah mendapat pelayanan dari petugas kita. Namun tentu masih perlu kita evaluasi ke depan dan kita tingkatkan agar masyarakat benar-benar mendapatkan apa yang menjadi haknya ketika mereka sakit," tegasnya.

Dia juga menilai alat-alat kesehatan yang digunakan di RSUD sudah cukup lengkap dan memadai untuk sekelas RSUD.

"Hanya saja tadi ada ruangan ICU yang belum memadai karena seharusnya lebih besar dari yang ada saat ini," katanya

Ia menegaskan kembali bahwa pelayanan merupakan salah satu obat bagi pasien.

"Ketika pelayanan kita baik, mulai dari pasien datang kita layani dengan senyum dan tulus tentu itu akan menjadi obat pertama yang mereka dapatkan. Saya tegaskan, agar pelayanan di rumah sakit ini perlu terus untuk ditingkatkan," harapnya.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.