Jerusalem, (Antara/Xinhua-OANA) - Polisi, Ahad (29/9), membekuk empat orang Yahudi karena diduga menghancurkan batu nisa di pemakaman orang Kristen di Pemakaman King David di Jerusalem, kata seorang juru bicara polisi kepada Xinhua. Keempat tersangka itu --yang berusia 17 sampai 26 tahun-- menghancurkan 15 batu nisan dengan menggunakan batu besar ketika satu patroli polisi melihat dan menangkap mereka, kata seorang juru bicara polisi. Menurut polisi, dua di antara tersangka adalah Hilltop Youth --istilah yang merujuk kepada orang Yahudi nasionalistis yang seringkali menyatakan mendukung pos terdepan baru di Tepi Barat Sungai Jordan dan pengrusakan pohon zaitun serta harta lain orang Palestina, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Mereka sebelumnya telah diusir dari Tepi Barat dan kemudian pindah ke Jerusalem. Keempat tersangka tersebut kini ditahan di satuan penyelidikan pidana nasionalistis kepolisian Israel. Pada Ahad pagi, empat pemuda Yahudi merusak delapan mobil orang Palestina di dekat Pemakaman Simon Si Adil di Jerusalem. Dua tersangka, yang berusia 14 dan 16 tahun, ditangkap. (*/sun)
Berita Terkait
Ribuan pemukim ilegal Israel menyerbu Masjid Al Aqsa
Kamis, 15 Agustus 2024 9:10 Wib
Komunitas Yahudi Swedia sebut kesalahan besar izinkan membakar Al Quran
Kamis, 26 Januari 2023 21:35 Wib
Munculkan ketegangan baru, Turki kecam Israel dukung kaum Yahudi beribadah di Al Aqsa
Jumat, 8 Oktober 2021 13:07 Wib
Israel tahan warga Palestina di Yerusalem Timur
Minggu, 23 Mei 2021 9:33 Wib
Ricuh Aksi Dukung Palestina Di Jakarta
Jumat, 21 Mei 2021 20:03 Wib
Pemukim Yahudi serang petani Palestina, pasang kawat berduri di lahan dekat Ramallah
Kamis, 22 Agustus 2019 6:10 Wib
Palestina peringatkan Israel, jangan ubah status quo Masjid Al-Aqsha
Kamis, 15 Agustus 2019 13:49 Wib
Inggris kecam rencana permukiman tidak sah Israel di Jerusalem Timur
Rabu, 5 Juni 2019 18:43 Wib
