BPBD Pesisir Selatan siap kirim personel ke Pasaman Barat

id gempa pasaman barat,bpbd pesisir selatan,pesisir selatan

BPBD Pesisir Selatan siap kirim personel ke Pasaman Barat

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Doni Gusrizal. (ANTARA/HO)

Painan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyatakan siap mengirim tim rescue untuk membantu penanganan korban gempa dan longsor di Kabupaten Pasaman Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Doni Gusrizal di Painan, Sabtu mengatakan sebagai bentuk solidaritas pihaknya kini telah menyiapkan berbagai peralatan seperti dapur umum, tenda darurat dan regu penyelamat dari TIM Reaksi Cepat (URC).

"Tim URC kami ada 20 personil. Kini menunggu arahan dari BPBD Provinsi. Kalau memang harus berangkat, Pesisir Selatan siap," katanya.

Menurutnya saat ini BPBD kabupaten/kota sedangkan melakukan komunikasi intensif dengan BPBD Provinsi terkait pengiriman bantuan peralatan dan personel. Namun yang lebih diutamakan adalah yang dekat dengan lokasi kejadian.

Saat ini yang jadi kendala adalah minimnya anggaran siaga bencana yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sepanjang 2022 alokasi dana kebencanaan hanya Rp3,5 miliar, dari yang awalnya Rp7 miliar.

Meski begitu dari informasi yang ia terima, Doni mengaku Dinas Sosial telah mengirim Taruna Siaga Bencana (Tagana). Kemudian pemerintah kabupaten juga merencanakan mengirim bantuan logistik pada Minggu 27 Februari.

"Kami terus memantau. Kami memang sudah melihat adanya pergerakan dari kabupaten/kota yang berdekatan dengan Pasaman Barat seperti misalnya Kabupaten Agam," ujarnya.

Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Sumatera Barat tepatnya 17 km timur laut Pasaman Barat pada Jumat pukul 08.39 WIB.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat Lintang Utara, 99.98 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami.

Data sementara dampak gempa di Pasaman Barat meninggal dunia tujuh orang, luka berat 19 orang, luka sedang tujuh orang dan luka ringan 36 orang.

Bangunan yang rusak sekitar 5.000 unit, pengungsi 10.000 orang, 35 titik pengungsian dan dipusatkan di halaman kantor bupati setempat.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.