Pengayaan liputan, Kominfo Padang Panjang datangkan videograferprofesional

id Videografer profesional, padangpanjang

Pengayaan liputan, Kominfo Padang Panjang datangkan videograferprofesional

Kominfo Padang Panjang datangkan videografer profesional untuk pengayaan liputan. (ANTARA/Fira)

Padang Panjang (ANTARA) - Guna memperkaya liputan, khususnya liputan televisi, Dinas Kominfo datangkan Videografer Profesional, Fakhrur Rozi untuk berbagi ilmu dengan tim redaksi.

Berlangsung dari sore hingga malam, Senin (20/12), para awak redaksi mendapatkan pengetahuan baru dalam dunia jurnalistik televisi. Mulai dari teknik pengambilan gambar video, editing, hingga pascaproduksi.

Fakhrur Rozi yang merupakan kameramen profesional yang bekerja freelance untuk sejumlah stasiun televisi internasional ini menyebutkan, apa yang telah Kominfo lakukan melalui produksi Padang Panjang Sepekan (PPS) sudah termasuk luar biasa. Karena jarang ada media informasi pemerintah daerah yang bisa konsisten memproduksi tayangan berita seperti ini.

“Memulai dan konsisten dengan produksi PPS, Kominfo patut diacungi jempol. Tinggal lagi memperbaiki teknik pengambilan gambar dan proses editing. Sehingga nanti bisa setara dengan produksi media televisi profesional,” ujar pria yang pernah bertugas di SCTV, Trans Media dan Reuters ini.

Disebutkan anggota Mapala Unand tersebut, dengan sumberdaya yang ada di Kominfo yang mau terus belajar, dia berkeyakinan Padang Panjang TV yang digarap awak redaksi akan terus menghasilkan karya jurnalistik yang luar biasa.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo, Drs. Ampera Salim, SH, M.Si berharap setelah adanya tambahan pengetahuan baru ini, tim redaksi akan mampu menyuguhkan tayangan televisi yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Ini sangat bermanfaat bagi Kominfo Padang Panjang dalam mempertahankan dan meningkatkan publikasi berbasis media audio visual yang telah kita mulai dalam dua tahun ini,” sebutnya.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.