
Wako Padang Panjang harapkan Baznas 2025--2030 kelola zakat lebih profesional dan berkelanjutan

Padang Panjang (ANTARA) - Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Hendri Arnis, mengharapkan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang periode 2025–2030 dapat mengelola zakat secara profesional, transparan, dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Hal itu harus dijawab melalui pengelolaan zakat yang optimal. Baznas merupakan salah satu ujung tombak dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya pengentasan kemiskinan,” kata Hendri Arnis usai melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan Baznas Kota Padang Panjang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa.
Ia menyebutkan Baznas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam membantu menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Menurut dia, potensi zakat di Padang Panjang cukup besar, baik yang bersumber dari aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, maupun para dermawan. Saat ini, potensi zakat dari ASN saja diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar per tahun.
“Potensi ini harus dikelola dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Ke depan, sinergi dan upaya penghimpunan zakat harus terus diperkuat,” ujarnya.
Ia berharap pimpinan Baznas yang baru dapat bekerja secara amanah dan akuntabel serta memastikan sistem pelaporan yang terbuka dan penyaluran zakat yang tepat sasaran sesuai ketentuan.
“Transparansi dan akuntabilitas menjadi hal penting dalam pengelolaan zakat agar kepercayaan masyarakat terus terjaga,” kata dia.
Hendri Arnis juga menegaskan Pemerintah Kota Padang Panjang berkomitmen memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi pengelolaan zakat dan berharap kepemimpinan Baznas yang baru mampu meningkatkan capaian yang telah diraih sebelumnya.
Pimpinan Baznas Kota Padang Panjang periode 2025–2030 yang dilantik, yakni Novi Hendri, Syamsuarni, Zulkifli, Syahdanur, dan Masniarti.
Pada kesempatan itu, Hendri Arnis juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Baznas periode sebelumnya beserta seluruh jajaran atas pengabdian dan kinerja yang telah diberikan.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Pimpinan Baznas, Nasrul, mengatakan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Proses penjaringan dimulai pada 2 Oktober 2025 dengan total 16 pendaftar dan setelah melalui seluruh tahapan seleksi, terpilih lima orang pimpinan yang dilantik.
Pewarta: Isril Naidi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
