Keberadaan Komunitas Anak Punk Resahkan Masyarakat Padangpanjang

id Keberadaan Komunitas Anak Punk Resahkan Masyarakat Padangpanjang

Keberadaan Komunitas Anak Punk Resahkan Masyarakat Padangpanjang

Anak punk. (Antara)

Padangpanjang, (Antara) - Keberadaan komunitas anak punk di Kota Padangpanjang meresahkan masyarakat setempat. Apalagi, sejak adanya beberapa anak punk yang melakukan pemukulan terhadap peminta sedekah di kawasan Pasar Padangpanjang.Ketua DPRD Kota Padangpanjang Novi Hendri, Senin menyebutkan, pihaknya mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh komunitas anak-anak punk yang telah melakukan pemukulan terhadap peminta-peminta sedekah beberapa waktu lalu dan meminta kepada instansi terkait untuk menertibkan komunitas anak punk di Padangpanjang.Kita sangat menghargai keberadaan mereka, tetapi mereka tidak mencerminkan sikap menghargai antar sesama. Apalagi, belakangan ini tindakan mereka sudah sangat meresahkan masyarakat, ini dibuktikan dengan adanya pengaduan masyarakat kepada lembaga DPRD, kata Novi Hendri di Padangpanjang, Senin.Novi Hendri juga mengimbau kepada instansi terkait untuk tidak mentoleran setiap tindakan yang dilakukan oleh komunitas anak punk, apalagi mereka tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di Padangpanjang sebagai kota Serambi Mekah.Dengan pakaian yang kumal dan kehidupan malam, ditambah lagi dengan pergaulan bebas yang mereka lakukan, itu sudah meresahkan masyarakat. Belum lagi tindakan-tindakan yang mereka lakukan selama ini, itu harus diberikan tindakan tegas, sebut politisi dari Partai Golkar itu.Kepala Satpol PP Kota Padangpanjang Sukma menyebutkan, satuan yang dipimpinnya siap melakukan perintah untuk mengamankan komunitas anak-anak punk, jika tindakan yang mereka lakukan telah meresahkan masyarakat, apalagi sempat melakukan tindakan anarkis terhadap peminta-peminta sedekah.Sebagai satuan penegak perda, kita akan menertibkan mereka apalagi mereka masih ditemukan berkeliaran di wilayah Kota Padangpanjang dan akan ditindak sesuai dengan perda yang telah ditetapkan. Dalam melakukan penindakan kita tidak akan melakukan tebang pilih, jika ditemukan kita akan langsung amankan, tegas Sukma. (ben)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.