Bukittinggi (ANTARA) - Komunitas wartawan dari Kota Bukittinggi, Bukittinggi Press Club (BPC) menyalurkan bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
"Aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap korban bencana yang dihimpun lewat program BPC Peduli Bencana. Jadi kita tak hanya membantu lewat publikasi pemberitaan, tapi juga berupa donasi bantuan," kata Ketua BPC, Al Fatah, Selasa (16/12).
Bantuan ini merupakan hasil donasi yang dikumpulkan BPC lewat sejumlah donatur. Tak sendiri BPC juga menyalurkan bantuan bersama warga Banto Darano, Bukittinggi.
Aksi kemanusiaan ini disalurkan ke sejumlah nagari terdampak bencana seperti Nagari Maninjau, Nagari Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Ponpes Darul Hadis Nagari Panta Pauah, Nagari Balingka.
"Bantuan yang diserahkan ini berupa paket sembako, kompor gas berikut tabung gas, lalu kebutuhan mandi.
Selain itu, bantuan juga diberikan terhadap anak-anak terdampak bencana seperti mainan atau makanan.
"Kami ucapkan terimakasih kepada para donatur yang rela menyisihkan rezeki mereka untuk disalurkan kepada korban terdampak bencana," ungkap Al Fatah yang merupakan wartawan LKBN Antara tersebut.
"Insya Allah selanjutnya BPC akan menggandeng psikolog anak untuk lakukan trauma healing khususnya kepada anak-anak korban bencana," pungkasnya.
Bantuan yang diserahkan BPC kepada korban terdampak bencana ini diapresiasi langsung Wakil Bupati Agam, M.Iqbal yang berada di lokasi bantuan.
"Terimakasih atas kepedulian para wartawan di Bukittinggi yang telah menyalurkan bantuan ke Agam," kata Iqbal.
Sebelumnya, BPC juga membantu penyaluran bencana yang dilakukan Pemerintah Kota Bukittinggi ke Palembayan yang merupakan daerah dengan kerugian dan total korban terbanyak di Sumbar.
BPC merupakan komunitas wartawan di Bukittinggi yang sudah terbentuk sejak 2014 silam.
Pada 2025 ini, BPC mempunyai 22 anggota aktif yang berasal dari berbagai media cetak dan elektronik, baik lokal maupun nasional.
Komunitas wartawan ini berkantor di Belakang Balok, Bukittinggi, tepatnya di Komplek Dukcapil Agam. Dalam sejumlah bencana, komunitas wartawan ini sering terlibat aktif dalam menggalang bantuan kemanusiaan bagi korban.
