Delapan bangunan di Pasa Maninjau terbakar, ini total kerugiannya

id kebakaran di maninjau,bpbd agam,damkar agam,maninjau,indra catri,pasa maninjau

Delapan bangunan di Pasa Maninjau terbakar, ini total kerugiannya

Api sedang menyalar di delapan unit bangunan di Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Jumat (18/9) malam. (ANTARA/HO)

​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat kerugian kebakaran yang menghanguskan delapan bangunan di Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Jumat (18/9) malam, mencapai Rp950 juta.

"Ini data sementara yang kita peroleh dari delapan korban kebakaran dan berkemungkinan total kerugian akan bertambah," kata Camat Tanjungraya, Hendria Asmi di Lubukbasung, Sabtu.

kerugian itu berasal dari empa rumah, lima toko dan satu pangkalan ojek.

Rumah itu milik Asril (49), Fauzi (70), Adrian (88) dan Suadi (58). Sedangkan empat toko itu merupakan studio foto milik Rafi (30), toko sandal milik Rafi (30), toko peralatan pancing milik Reynaldo (45) dan toko penjualan ponsel Reynaldo (45).

"Bangunan beserta perabotan dan bahan dagangan di toko itu hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu," katanya.

saat ini pemilik rumah beserta istri dan anak telah mengungsi di rumah keluarga.

Tim gabungan dari Satpol PP Damkar, BPBD, Polres Agam, Kodim 0304 Agam, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagari dan masyarakat telah membersihkan puing kebakaran.

"BupatI Agam Indra Catri mengunjungi lokasi kebakaran sembari menyerahkan bantuan makanan, pakaian dan lainnya," katanya.

Sebelumnya, empat rumah, empat toko dan satu pangkalan ojek terbakar di Simpang Ampek Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Jumat (18/9) sekitar pukul 20.40 WIB.

Kepala Satpol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra menambahkan api bisa dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB, setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran Agam dan satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Padang Pariaman turun ke lokasi untuk memadamkan api.

"Penyebab kebakaran dalam penyelidikan pihak berwajib," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar