Respon masyarakat tuding pemilik terpapar COVID-19, warung Lotek Mbak Sri sepi

id berita pesisir selatan,berita sumbar,covid-19

Respon masyarakat tuding pemilik terpapar COVID-19, warung Lotek Mbak Sri sepi

Pemilik Warung Lotek Mbak Sri, Nurdianto. (antarasumbar/Didi Someldi Putra)

Dua minggu terakhir sepi, biasanya per hari warung kami beromzet Rp400 ribu sampai Rp500 ribu,
Painan (ANTARA) - Warung Lotek Mbak Sri yang berdomisili di Kampung Taratak Paneh, Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat sejak dua minggu terakhir sepi akibat isu yang menyebut pemiliknya terpapar COVID-19.

"Dua minggu terakhir sepi, biasanya per hari warung kami beromzet Rp400 ribu sampai Rp500 ribu," kata pemilik Warung Lotek Mbak Sri, Nurdianto di Painan, Rabu.

Hal tersebut, tambahnya bermula ketika tim dari Nagari Pelangai Gadang dan Puskesmas Ranah Pesisir datang mengecek suhu badannya yang ketika itu dirinya sedang demam.

"Saat itu tim dari Puskesmas Ranah Pesisir menyatakan saya memang demam, namun tidak ada indikasi terpapar COVID-19," ungkapnya.

Hanya saja ia cukup kecewa dengan respon masyarakat yang secara "membabi buta" menuding ia dan keluarga terpapar COVID-19.

"Selain saya dan istri, anak saya juga tak luput dari tudingan terpapar COVID-19, ini sangat saya sesalkan," tambahnya.

Kepada masyarakat ia berharap agar lebih dewasa menyikapi berbagai isu yang berkembang, sehingga tidak merugikan pihak-pihak tertentu.

"Waspada saya rasa memang penting, apalagi dalam situasi saat ini, namun tentu informasi yang dicerna mesti dari sumber yang akurat," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan, Rinaldi menyebut hingga hari ini pihaknya belum mencatat adanya kasus COVID-19 di Ranah Pesisir atas nama Nurdianto.

"Semua informasi baik di tingkat nagari hingga kecamatan terutama menyangkaut COVID-19 bermuara pada kami, dan hingga kami pastikan bahwa Nurdianto bukan warga yang terpapar COVID-19," sebutnya.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar