Padang Panjang laksanakan penerimaan siswa baru secara daring dimulai 26 Juni 2020

id penerimaan siswa baru,berita pendidikan padang panjang,sekolah di padang panjang,padang panjang kota pendidikan

Padang Panjang laksanakan penerimaan siswa baru secara daring dimulai 26 Juni 2020

Alur pelaksanaan PPDB Padang Panjang. (ANTARA/HO- Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat akan melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara dalam jaringan (online) dimulai 26 Juni 2020.

"Karena masih pandemi COVID-19, maka penerimaan siswa baru secara daring dimulai 26 Juni 2020 melaluiwww.ppdb.pp-smartedu.idatau aplikasi SmartEdu yang dapat diunduh di PlayStore," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Panjang M Ali Tabrani di Padang Panjang, Senin.

Melalui dua pilihan layanan itu para orangtua dapat memilih jenjang pendidikan. Bagi calon murid SD, pemilihan sekolah secara zonasi atau mendaftar di sekolah yang sesuai dengan zona tempat tinggal.

Sementara bagi calon murid jenjang SMP selain dapat memilih secara zonasi juga dapat memilih melalui jalur afirmasi, prestasi atau pindah tugas orangtua.

Pilihan zona sekolah untuk jenjang SMP yaitu SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 4 bagi calon siswa berdomisili di Kecamatan Padang Panjang Barat dan SMPN 3, SMPN 5 dan SMPN 6 bagi yang tinggal di Kecamatan Padang Panjang Timur.

Penerimaan pertama dilakukan untuk jenjang SD dengan jadwal pendaftaran 26 sampai 28 Juni 2020, verifikasi data pada 29 dan 30 Juni 2020, pengumuman penerimaan siswa pada 1 Juli 2020 dan pendaftaran ulang 1 Juli 2020.

Selanjutnya jenjang SMP pendaftaran dilakukan pada 3 sampai 5 Juli 2020, verifikasi data pada 6 sampai 8 Juli 2020, pengumuman penerimaan siswa 9 Juli 2020 dan pendaftaran ulang pada 9 sampai 10 Juli 2020.

Pendaftaran secara daring tersebut mengikuti peraturan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan peraturan wali kota setempat.

Kasi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Panjang Nofriandi menambahkan terkait pelaksanaan kegiatan belajar pihaknya masih menunggu edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan.

Meski demikian pemerintah setempat sudah menyiapkan pola pendidikan yang akan diterapkan di sekolah di masa normal baru dan pola pendidikan jika masih diberlakukan siswa belajar dari rumah.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar