Ribut karena bansos COVID-19, tapi berakhir damai

id Sembako, bansos,pembagian bansos covid-19,dampak covid-19,ribut karena bansos

Ribut karena bansos COVID-19, tapi berakhir damai

Ketua RT 006/RW 008 Rawa Badak Utara, Imas. (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Jakarta (ANTARA) - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Polisi Budhi Herdi menyatakan kepolisian telah menerima surat pernyataan berdamai dari kasus perkelahian bantuan sosial sembako karena virus corona (COVID-19) di Koja, Jakarta Utara.

"Polisi sudah menerima surat pernyataan berdamai dan surat pencabutan laporan dari kedua belah pihak," kata Kapolres Budhi di Jakarta, Kamis.

Kapolres menjelaskan perkembangan penyidikan kedua belah pihak telah dimediasi oleh tiga pilar Pemkot Jakarta Utara.

"Sudah berdamai. Intinya saling memahami, saling menerima dan tidak saling menuntut," ujar Budhi.

Polisi akan menentukan apakah kasus ini dihentikan atau dilanjutkan melalui proses gelar perkara.

Sebelumnya, kasus Bansos sembako itu bermula dari laporan Prita Aulia dan Nur Ayni.

Prita adalah anak dari Ketua RT 006/RW 008 Rawa Badak Utara, Imas. Sementara Nur Ayni ialah warga yang sebelumnya meminta sembako ke Imas.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.