Pasien positif COVID-19 di Tanah Datar ASN pulang perjalanan dinas bersama DPRD (Video)

id Zuldafri Darma,Pasien positif COVID-19 di Tanah Datar,berita Tanah Datar,Tanah Datar terkini,corona,berita sumbar

Pasien positif COVID-19 di Tanah Datar ASN pulang perjalanan dinas bersama DPRD (Video)

Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma. (Antara/Etri Saputra)

Batusangkar, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mengumumkan satu orang warganya positif COVID-19 setelah sebelumnya menjadi Pasien Dalam Pantauan (PDP) di Rumah Sakit Umum Achmad Mochtar Bukittinggi.

Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma di Batusangkar, Kamis malam (26/3) mengatakan pasien positif tersebut merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat dan mengalami demam dan batuk usai melaksanakan perjalanan dinas bersama beberapa anggota dewan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Satu pasien asal Bukittinggi positif COVID-19 di RSAM, satu PDP asal Solok Selatan meninggal

"Kami merasa prihatin Tanah Datar menjadi salah satu daerah pandemi COVID-19 setelah satu orang warga dinyatakan positif," kata dia.

Ia mengatakan setelah dilakukan rapat bersama Forkopimdamaka pemerintah daerah akan melakukan karantina kepada lebih kurang 48 orang yang pernah kontak langsung dengannya.

Pemerintah daerah juga akan mempersiapkan lokasi, sumberdaya manusia dan sarana prasarana untuk karantina.

Baca juga: RSAM Bukittinggi rawat empat pasien positif COVID-19

"Kemudian akan menugaskan tim gugus tugas menyusun rencana aksi karantina, berharap dapat memutus penyebaran virus COVID-19 di Tanah Datar," katanya.

Dihimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dan membiasakan hidup sehat serta kurangi keluar rumah dan jaga jarak dengan orang lain.

Sementara berdasarkan data dari posko gugus tugas penanganan COVID-19 Tanah Datar jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat dari hari sebelumnya.

Dari data Rabu (25/3) jumlah ODPsebanyak 90 orang meningkat menjadi 116 orang pada Kamis (27/3), sementara pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah jadi 4 orang. (*)

Baca juga: MUI: Hentikan sementara aktivitas di rumah ibadah, shalat Jumat diganti shalat zuhur di rumah



Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar