Pemilih pemula di Payakumbuh diimbau tidak tergoda politik uang

id Pilkada Serentak 2020,berita payakumbuh,berita sumbar

Pemilih pemula di Payakumbuh diimbau tidak tergoda politik uang

Pemkot Payakumbuh memberikan pendidikan politik goes to school sekaligus sosialisasi Pilkada Serentak 2020 bagi pemilih pemula di daerah itu. (Antara/Ist)

Payakumbuh, (ANTARA) - Pemilih pemula di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat diingatkan agar tidak tergoda dengan politik uang, isu sara, serta politik yang memprovokasi dan hoaks saat bergulirnyaPemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2020.

Asisten III Setdako Payakumbuh Amriul Dt. Karayiangdi Payakubuh, Senin, mengatakan para pemilih pemula adalah mereka yang untuk pertama kali menggunakan hak konstitusionalnya pada PilkadaGubernur 2020.

"Untuk itu perlu edukasi bagi mereka dalam menggunakan hak konstitusionalnya yang pertama kali agar hak suaranya tersalurkan dengan benar," katanya

Hal itu dikatakannya saat menghadiri menghadiri kegiatan pendidikan politik goes to school sekaligus sosialisasi Pilkada Serentak 2020 bagi pemilih pemula di Kota Payakumbuh, Kamis (28/11).

Ia mengatakan pendidikan politik adalah sebagai wadah atau media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan membuat pemilih pemula menjadi lebih peka terhadap politik.

"Diharapkan pendidikan politik ini menjadi wadah bagi pemilih pemula dalam menyalurkan hak pilih mereka, termasuk meningkatkan partisipasi mereka disetiap pemilihan umum," katanya.

Sementara Kepala Kantor Kesbangpol Kota Payakumbuh, Budhy Dharma Permana mengatakan, kegiatan sosialisasi pendidikan bolitik tersebut merupakan sarana pendidikan politik bagi pemilih pemula.

Kegiatan sosialisasi pendidikan itu juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada serentak September 2020 di Kota Payakumbuh.

"Kita berharap masyarakat di Kota Payakumbuh bisa mengetahui dan memahami tata cara Pilkada serentak 2020, dan diharapkan juga akan ikut mensosialisasikan ke lingkungannya masing-masin," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar