Rahul Gandhi Tolak Bergabung Dalam Kabinet India

id Rahul Gandhi Tolak Bergabung Dalam Kabinet India

New Delhi, (ANTARA/AFP) - Rahul Gandhi, keturunan dinasti Nehru-Gandhi, lagi-lagi menolak tawaran bergabung dalam kabinet India, kata Perdana Menteri Manmohan Singh, Minggu. Gandhi (42), yang ayah, nenek dan kakek-buyutnya menjadi perdana menteri, memutuskan tetap berada dalam posisinya saat ini sebagai sekretaris jendral Partai Kongres yang berkuasa di India, kata Singh ketika mengumumkan perombakan kabinet. "Saya ingin Rahul Gandhi berada dalam pemerintahan, namun ia ingin memperkuat partai," kata Singh kepada wartawan setelah acara pengambilan sumpah tujuh menteri baru kabinet di istana presiden. Rahul didesak oleh para pendukungnya di partai agar mengambil posisi publik yang lebih tinggi, termasuk oleh ibunya, Sonia, yang memimpin Partai Kongres. Namun, reputasi Rahul mengalami kemunduran pada Maret ketika ia memimpin kampanye suram Kongres dalam pemilihan umum untuk negara bagian Uttar Pradesh, India utara. Singh telah beberapa kali meminta Rahul bergabung dalam kabinetnya sejak ia terpilih kembali sebagai PM pada 2009. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.