Dosen FT-UNP gelar pelatihan pembuatan catu daya variable bagi guru SMKN

id UNP, pengabdian masyarakat, dosen,catur daya, pesisir selatan, sumatera barat, info padang

Dosen FT-UNP gelar pelatihan pembuatan catu daya variable bagi guru SMKN

Para guru-guru SMKN 1 Koto XI Tarusan terlihat fokus mengikuti pelatihan pembuatan Catu Daya Variable digelar Tim Pengabdian Masyarakat FT UNP. (ist)

Padang (ANTARA) - Dosen Teknik Elektro FT-UNP menggelar pelatihan pembuatan catudaya variable bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN)SMKN 1 Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat yang merupakan bentuk kegiatan pengabdian masyarakat.

SMK bagian dari pendidikan menengah yang secara umum bertujuan untuk menyiapkan siswanya untuk memasuki lapangan kerja serta dapat mengembangkan sikap profesional sehingga penting memliki kompetensi.

Melalui pelatihan terhadap para guru sehingga bisa ditrasfer pengetahuan ke siswa-siswa, dan, diharapkan lulusan SMK mempunyai kompetensi, dan mampu mengembangkan diri serta mampu memilih karir, kata Tim Pengabdian Dosen Elektro FT-UNP Hastuti S.T, M.T seperti rilis diterima Kamis.

Justru itu, guru-guru SMK harus dibekali dengan keterampilan-keterampilan yang bisa mengantarkan siswa-siswa ke gerbang lapangan pekerjaan yang memenuhi kualifikasi industri.

Menurut dia, salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan bagi guru SMK adalah keterampilan dasar listrik mengenai Catu Daya, diantaranya bagaimana cara mendesain catu daya, bagaimana cara menghitung nilai komponen yang dibutuhkan, dan bagaimana merakit catudaya itu sendiri.

Keterampilan ini sangat dibutuhkan karena memang dalam proses pembelajaran, pengetahuan mengenai catu daya tidak banyak dibahas. Sedangkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari terutama pratikum, catudaya merupakan peralatan utama.

Terlebih lagi, ucap dia, banyak perusahaan yang menugaskan siswa pada saat prakerin (praktek industri) untuk merakit dan juga mengganti komponen catu daya (reparasi). Catu daya merupakan sumber tegangan DC (Direct Current).

"Sumber tegangan DC ini sangat dibutuhkan oleh peralatan elektronika yang kita gunakan sehari-hari," ujarnya.

Karenanya hampir setiap peralatan elektronika memiliki sebuah rangkaian yang berfungsi untuk melakukan konversi arus listrik dari arus AC (Alternating Current) menjadi arus DC, dan juga untuk menyediakan tegangan yang sesuai dengan rangkaian elektronika-nya.

Rangkaian yang mengubah arus listrik AC menjadi DC ini disebut dengan DC Power Supply atau disebut juga dengan Catu Daya DC. Sedangkan, Catu Daya Variable adalah catu daya yang tegangan keluarannya dapat diubah-ubah sesuai yang diinginkan.Jadi, pada pelatihan pembuatan catu daya untuk guru-guru SMKN 1 Koto XI Tarusan, catu daya variabel yang diaplikasikan adalah catu daya yang tegangan keluarannya 0-30 Volt.

Ia mengatakan, guru-guru SMK sangat perlu mempunyai keterampilan pembuatan catu daya, sehingga mereka bisa mengajarkan siswa-siswa untuk memiliki keterampilan pembuatan catu daya juga.

Siswa harus dibekali keterampilan pembuatan catu daya, karena nanti pada saat mereka terjun ke dunia industri atau lapangan pekerjaan, mereka tidak mengalami kesulitan lagi.Pengalaman pada saat siswa prakerin (praktek industri), siswa mendapat tugas dari perusahaan untuk merakit catu daya, dan tugas untuk melakukan penggantian komponen yang termasuk kedalam kegiatan reparasi peralatan.

"Apabila siswa sudah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan pembuatan catu daya, siswa akan dengan mudah melaksanakan tugas-tugas yang diberikan pada saat prakerin. Dengan demikian, siswa-siswa dengan keterampilan yang mereka miliki, mereka sudah siap untuk bersaing di dunia industri dan lapangan pekerjaan," ungkapnya.
Tim Pengabdian Dosen Elektro FT-UNP saat melaksanakan pelatihan pembuatan catu daya di SMKN 1 Koto XI Tarusan. (ist)


Hal ini dapat terwujud dengan membekali guru-guru SMK dengan keterampilan-keterampilan. Salah satunya yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Dosen Elektro FT-UNP di SMKN 1 Koto XI Tarusan, yakni pelatihan pembuatan catu daya variable.

Tim Pengabdian Dosen Elektro FT-UNP saat melaksanakan pelatihan pembuatan catu daya di SMKN 1 Koto XI Tarusan dengan Ketua Hastuti, S.T., M.T., anggota 1 Habibullah, S. Pd., M.T., dan anggota 2 Dwiprima Elvanny Myori, S.Si, M.Si, telah melaksanakan pelatihan pembuatan catu daya variable.

Guru-guru SMKN 1 Koto XI Tarusan dilatih keterampilannya untuk mendesain catu daya, menghitung nilai komponen yang dibutuhkan untuk pembuatan catu daya, dan merakit catu daya itu sendiri. Materi-materi tersebut disampaikan oleh instruktur yang juga merupakan Dosen Teknik Elektro: Asnil, S.Pd., M. Eng.

“Harapan kami dengan memberikan pelatihan keterampilan pembuatan catu daya variable, guru-guru bisa mengajarkan siswa-siswa mereka keterampilan yang sama, sehingga lulusan SMK merupakan lulusan yang terampil dan berdaya saing,” kata Hastuti.

Kegiatan pelatihan digelar berlangsung selama tiga hari, sejak 20 - 23 September 2019 di SMKN 1 Koto XI Tarusan. Sedangkan peserta adalah guru-gurupada jurusan Teknik Audio Video.

Hastuti yang juga selaku Dosen di Jurusan Teknik Elektro FT-UNP emnyebutkan sebagai pelaksana pelatihan, keterampilan yang diberikan ke guru-guru dengan hasil akhir produk berupa purwa rupa catudaya.

"Produk ini diharapkan dapat digunakan oleh siswa sebagai wadah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai catudaya, baik untuk proses pembelajaran di kelaster utama pembelajaran pratikum maupun sebagai persiapan bagi siswa yang akan melakukan prakerin, dan memasuki dunia kerja," katanya.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar