Ini harga perhiasan emas terbaru di Pasar Raya Padang

id harga perhiasan emas,pasar raya,Padang

Salah satu toko emas di Pasar Raya Padang. (ANTARA SUMBAR/Laila Syafarud)

Padang (ANTARA) - Harga perhiasan emas di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat naik Rp65.000 dari Rp1.530.000 per 2,5 gram menjadi Rp1.595.000.

"Untuk saat ini harga emas tidak menentu. Awal Juli mencapai Rp1.640.000 per 2,5 gram, pertengahan Juli turun Rp1.530.000 akhir bulan ini naik lagi mencapai Rp1.595.000 per 2,5 gram," ujar seorang penjual emas Doni (40) di Pasar Raya di Padang, Selasa.

Menurutnya kenaikan harga emas tersebut biasanya disebabkan karena perubahan nilai mata uang dolar.

"Semakin tinggi nilai mata uang dolar terhadap rupiah atau semakin lemahnya rupiah terhadap dolar, maka harga emas akan semakin menguat atau tinggi," sambungnya.

Selain menjual emas berupa perhiasan, toko mas tersebut juga menjual emas batangan dengan kisaran harga yakni Rp638.000 per gram dibandingkan sebelumnya Rp610.000 per gram.

"Emas perhiasan memang sedikit mahal dibandingkan emas batangan, karena emas batangan belum dimodifikasi," katanya.

Untuk saat ini pengunjung lebih banyak menjual dari pada membeli emas.

"Mungkin karena naiknya harga emas dan juga untuk memenuhi kebutuhan," ujarnya.

Pihak toko membeli emas dari konsumen seharga Rp1.500.000 per 2,5 gram emas perhiasan dan Rp1.575.000 per 2,5 gram emas batangan.

Selain menjual emas perhiasan dan emas batangan Doni juga menjual emas putih Rp575.000 per gram atau Rp1.437.500 per 2,5 gram.

"Emas putih lebih banyak diminati dari pada emas kuning karena modelnya lebih bagus dan menarik," ujar dia.

Selain itu di toko emas lainnya harga emas perhiasan mencapai Rp1.630.000 per 2,5 gram.

"Tergantung kualitas emas yang dijual," kata salah seorang penjual emas lainnya Firman (32).

Menurutnya kenaikan harga emas tersebut disebabkan karena meningkatnya jumlah permintaan emas.

"Semenjak Juli hingga sekarang lebih banyak yang membeli emas dibandingkan menjual," katanya.

Salah seorang pengunjung toko emas Wirna (40) mengakui menjual emas untuk modal usahanya.

"Mumpung harga emas mahal, jadi tidak merasa rugi kalau dijual sekarang, kalau sudah ada uang dibeli lagi," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar