Ragam Komentar seputar GISA

id Wali

Wali Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjungraya, Joni Safri (Ist)

Agam (ANTARA) - Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) sudah berjalan dengan baik di Kabupaten Agam, hal itu bisa terlihat dengan tingginya permintaan kepengurusan adminitrasi kependudukan. Untukmengatasi lonjakan kepengurusan di kantor Disdukcapil, program jemput bola (Jebol) ke nagari menjadi solusi yang tepat.

"Selain mudah dijangkau masyarakat setempat tentunya bisa memangkas waktu dan biaya yang di keluarkan, ini gagasan bagus dan kita berharap inovasi-inovasi cerdas bisa terus bermunculan," katanya.

Kepala Sekolah SDN 31 Kampung Caniago Garagahan Leni Zetri

Untuk kelengkapan dan keakuratan data siswa tentunya pihak sekolah mengacu dengan data kependudukan, seperti KK, dan akte kelahiran.

Selain mendidik, keakuratan data siswa juga menjadi perhatian sekolah karena ini berkaitan dengan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, serta perkembangan karir.
Leni Zetri (Ist)
"Alhamdulillah umumnya data siswa kita sudah lengkap dan akurat, hal itu membuktikan tingkat kesadaran masyarakat sudah tinggi,bagi calon siswa yang belum memiliki akte kelahiran kita memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya surat administrasi kependudukan,bagi yang belum memiliki kita mengimbau agar segera mengurusnya ke kantor Disdukcapil Agam," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar