Pemkot Payakumbuh dukung dirikan Perguruan Tinggi Al Quran di Payakumbuh

id Perguruan Tinggi Al Quran,Payakumbuh,Erwin Yunaz

Pemkot Payakumbuh dukung dirikan Perguruan Tinggi Al Quran di Payakumbuh

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung rencana Yayasan Darul Ulum Wal Hikam (DUWH) untuk membangun Perguruan Tinggi Al Quran di Kota Payakumbuh.

"Kita menyambut baik didirikannya Perguruan Tinggi Al Quran karena memang cocok untuk Payakumbuh," kata Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz di Payakumbuh, Selasa.

Menurutnya, konsep kolaborasi pelajaran ilmu agama dan ilmu umum yang akan diterapkan yayasan tersebut diyakini bakal mampu mencetak kader pemimpin bangsa masa depan yang mumpuni.

"Kita ingin lebih banyak hadir profesional yang hafidz, mulai dari olahragawan, tentara, polisi, dokter, guru, dan profesional lainnya," katanya.

Ia mengatakan Indonesia khususnya Ranah Minang memiliki potensi untuk menjadi suri tauladan bagi daerah lain.

"Dengan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah (ABS-SBK) menjadi modal awal yang sangat penting dalam mewujudkan hal itu," ujarnya.

Atas dasar itu, Pemkot Payakumbuh mendukung niat baik Yayasan Darul Ulum Wal Hikam karena sejalan dengan visi misi Pemko Payakumbuh untuk mencetak generasi yang berakhlakul karimah sesuai ABS-SBK.

"Ya, kita memang mengunjungi Bapak Wawako Erwin Yunaz guna minta dukungan mendirikan Kampus Al Quran sebagai lanjutan dari pendidikan tingkat SD, SLTP dan SLTA yang saat ini sudah berjalan," terang Ketua Yayasan DUWH, Ustadz Adha Saputra.

Sekolah Hubbul Quran Payakumbuh yang berada di bawah yayasan DWUH sendiri memiliki misi menjadikan anak didiknya hafidz Al Quran.

Lebih jauh, mereka menargetkan waktu enam tahun atau tamat SD, para siswanya bisa menamatkan hafalan 30 juz.

"Kita punya target, alumni SDIT kita hafidz 30 juz. Dengan begitu kita yakin kemanapun mereka melanjutkan pendidikan, bekal mereka sudah sangat kuat untuk menimba ilmu-ilmu lainnya," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar