Ini dia delapan kandidat Rektor Unand

id pemilihan rektor unand

Ketua Senat Unand Prof Werry Darta Taifur (kiri) , Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unand Dr Eva Decroli (kanan). (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (ANTARA) - Senat Universitas Andalas (Unand) Padang menetapkan delapan kandidat bersaing sebagai calon Rektor Unand periode 2019-2023 yang selanjutnya akan mengikuti tahap penjaringan tingkat senat pada 14 Mei 2019.

"Dari sembilan kandidat yang mendaftar, setelah dilakukan seleksi administrasi hanya delapan kandidat yang lolos dan satu orang tidak memenuhi syarat," kata Ketua Senat Akademik Unand Prof Werry Darta Taifur di Padang, Selasa.

Delapan kandidat yang lolos tersebut yaitu Defriman Jafri Phd, Prof Hairul Abrar, Dr Hefrizal Handra, Dr Henmaidi, Dr Munzir Busniah, Prof Novesar Jamarun, Prof Tafdil Husni dan Prof Yuliandri.

Sedangkan satu kandidat yang tidak memenuhi syarat administrasi yaitu Najmudin M Rasul Phd.

Najmudin tidak lolos karena ada aturan harus memiliki pengalaman manajerial paling rendah sebagai ketua jurusan atau sebutan lain yang setara atau ketua lembaga paling singkat dua tahun di PTN.

"Sementara yang bersangkutan belum memiliki pengalaman manajerial selama dua tahun sehingga rapat senat memutuskan tidak memenuhi syarat," ujarnya.

Werry menyampaikan pada tahap selanjutnya akan dilakukan penjaringan tingkat senat pada 14 Mei 2019.

Pada penjaringan tersebut masing-masing kandidat akan diminta memaparkan visi dan misi dalam rapat senat tertutup masing-masing 15 menit yang juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Riset Dikti. Kemudian dilakukan tanya jawab yang pada kesempatan itu juga akan dihadiri oleh tenaga kependidikan hingga perwakilan mahasiswa.

Setelah dilakukan tanya jawab maka akan dilakukan pemilihan dengan mekanisme pemungutan suara oleh 76 anggota senat untuk memilih tiga calon.

"Dari delapan calon akan disaring jadi tiga calon yang kemudian dikirimkan ke Menristekdikti untuk dipilih satu di antaranya sebagai rektor," kata dia.

Ia berharap rektor terpilih dapat membawa Unand menjadi lebih maju apalagi statusnya merupakan kampus tertua di luar Pulau Jawa.

"Delapan calon ini diharapkan bisa membawa perubahan dan bisa bertransformasi lebih cepat dengan ide-idenya," ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unand Dr Eva Decroli menyampaikan ketentuan saat proses penjaringan oleh senat minimal harus dihadiri 38 anggota senat atau 50 persen plus satu.

"Jika tidak memenuhi kuorum maka ditunda 30 menit untuk kemudian dilanjutkan pemilihan," kata dia.

Ia menambahkan jika saat pemungutan suara terdapat kandidat yang suara sama maka akan dilakukan pemilihan ulang untuk mencari suara tertinggi. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar