PLN luncurkan program rezeki listrik "Dunsanak Minang" point reward 2019

id PLN

Peluncuran program rezeki listrik dunsanak minang point reward oleh Gubernur Irwan Prayitno, didampingi EVP Pengembangan Regional Sumatera, Budi Pangestu, Wako Padang Mahyeldi, Kadis ESDM Sumbar Martinus dan GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto.(Ist)

Padang (ANTARA) - PT.PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat kembali meluncurkan program Rezeki Listrik "Dunsanak Minang" PointReward 2019, sebagai apresiasi terhadap pelanggan yang melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo.

Peluncuran program yang telah sukses pelaksanaan tahun lalu ini, kali ini oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dihadiri Executive Vice President Pengembangan Regional Sumatera, Budi Pangestu, Wali Kota Padang Mahyeldi, Kadis ESDM Sumbar Martinus dan GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto serta manajemen lainnya di Padang, Senin.

Kegiatan peluncuran program rezeki listrik Dunsanak Minang point reward ikut disaksikan ratusan pelanggan dan petugas PLN di wilayah Sumbar.
GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto menyampaikan sambutan pada Peluncuran program rezeki listrik dunsanak minang point reward. (Ist)
General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto menyampaikan, point award bagi pelanggan umum PLB pasca bayar khusus yang melakukan pembayaran sebelum tanggal 20 setiap bulannya. Setiap satu bulan pelanggan akan mendapatkan 2 point.

Hadiah utama adalah umroh untuk tiga pelanggan terpilih, sepeda motor listrik, beberapa televisi 43 inci, sejumlah kulkas, Ac, mesin cuci dan sedikitnya10 kompor induksi atau kompor listrik dengan periode sejak 1 April hingga 30 Desember 2019.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa satu-satunya sumber pendapatan PLN adalah pembayaran rekening listrik yang dilakukan oleh pelanggan," ujarnya.

Program Rezeki ListrikDunsanak Minang Point Reward sebenarnya merupakan perwujudan dari keinginan manajemen PLN untuk mengapresiasi para pelanggan, khususnya pelanggan umum yang selama ini telah membayar rekening listrik atau membeli pulsalistrik pra bayar di awal waktu.

"Kami berharap kebiasaan baik pelanggan ini diikuti oleh para pelanggan yang lain untuk membayar tepat waktu dalam rangka menghindarkan dari sanksi keterlambatan yang tidak perlu. Bicara sanksi sesuatu yang nggak enak kan," ujar Bambang.

Menurut dia, kebiasaan pelanggan membayar tepat waktu atau bahkan lebih awal juga memberikan dampak baik secara langsung bagi keuangan PLN karena ini merupakan percepatan uang masuk yang tentu sangat dibutuhkan PLN untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Karena itu kebiasaan baik pelanggan ini perlu diapresiasi, kata dia, dengannya program ini kalau dilihat pada tahun lalu itu, cukup memberi dampak positif karena makin banyak pelanggan membayar sebelum waktu tempo tiba.

Ia menjelaskan, ruangan lingkup program ini adalah seluruh pelanggan umum PLN yaitu golongan tarif rumah tangga bisnis industri dan sosial.

Untuk perhitungan point sebagai berikut, pelanggan yang membayarkan pada tanggal 1-5 setiap bulannya mendapatkan 20 point, bagi yang bayar pada tanggal 6-10 dapat 15 point, kalau bayar pada 11-15 dapat 10, dan bayar pada 16-20 hanya dapat 5 point.

"Point-point ini akan terkumpul dan setiap 30 point mendapat satu kupon. Maka pelanggan yang sudah mendapat kupon berhak mengikuti undian untuk mendapatkan hadiah menarik," katanya.

Kesempatan itu, Bambang menyampaikan terima kasih pada pelanggan yang telah berkenan membayar rekening listrik tepat waktu dan mengimbau pelanggan lain yang belum untuk melakukan hal yang sama.

Pihaknya sangat berharap dukungan dari gubernur, kepala dinas, walikota khususnya terhadap program ini agar dapat tersampaikan ke masyarakat pelanggan PLN di Sumatera Barat sehingga semakin banyak pelanggan yang mengikuti program ini.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama GM PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto menyampaikan sambutan pada Peluncuran program rezeki listrik dunsanak minang point reward. (Ist)
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya mengapresiasi program rezeki listrik dunsanak minang yang dilakukan oleh PLN UIU Sumbar di tahun 2018.

Alhamdulillah program ini dilanjutkan oleh PLN UIW Sumbar untuk 2019 dengan hadiah yang lebih menarik, semoga semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi mengikuti program ini dengan cara membayar tagihan rekening listrik diawal bulan atau membeli token pra bayar diawal pemakaian.

Menurut gubernur, kondisi pasokan kelistrikan cukup dan handal sehingga siap mendukung investasi dan pembangunan infrastruktur sumbar.

Pertumbuhan penjualan tenaga listrik mempengaruhi besarnya pajak penerangan jalan (PPJ) yang merupakan salah satu pendapatan daerah.

Oleh karena itu, kata Irwan, Pemprov Sumbar mendukung segala upaya PLN untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan tenaga listrik.

Saat ini PLN mempunyai berbagai macam program promosi untuk meningkatkan kenyamananmasyarakat dalam menggunakan tenaga listrik antara lain, program menembus batas berupa diskon 50 persen, 75 persen dan 100 persen bagi pelanggan yang melakukan tambah daya.

Selain itu program diskon 50 persen bagi pelanggan pasang baru yang masuk dalam basis data terpadu TNP2K dan atau berada di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Program diskon tarif bagi pelanggan rumah tangga 900VA non subsidi dari harga awal Rp 1.352,-/kWh menjadi Rp 1.300,-/kWh, sebutnya.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar