Harga ayam pedaging di Pariaman naik Rp2.500 perkilogram

id pedagang ayam

Pedagang ayam pedaging sedang memotong ayam di Pasar Pariaman, Kota Pariaman, Sumbar, Selasa (19/3).  (ANTARA SUMBAR / Aadiaat M.S)

Pariaman, (ANTARA) - Harga ayam pedaging di pasar tradisional KotaPariaman,Sumatera Barat naik sebesar Rp2.500 perkilogram dari sebelumnya Rp17 ribu menjadi Rp19.500perkilogram.

"Kenaikan harga ayam pedagingini terjadi semenjak tiga hari lalu," kata salah seorang pedagang ayam pedaging di Pasar Pariaman Elimarni di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan kenaikan ini kemungkinan disebabkan semakin dekatnya bulan puasa Ramadhan, peternak mulai menyiapkan stok untuk dilepas saat Ramadhan tiba.

Sementara tingkat konsumsi masyarakat terhadap ayam pedagingdi daerah itu semenjak beberapa waktu terakhir mulai menurun.

Biasanya ia mampu menjual ayam pedaging lebih 100 ekor per hari, namun sejak beberapa waktu belakangan penjualan hanya sekitar 60 ekor perhari.

"Dulu setiap pagi jual beli saya bisa Rp1,5 juta, namun sekarang untuk mendapatkan Rp1 juta saja susah," katanya.

Ia mengatakan penurunan minat terhadap ayam pedagingini tidak saja dari warga, namun juga dari pedagang kedai nasi.

Meskipun harga ayam pedagingmengalami kenaikan, namun harga cabai justru bertahan pada kisaran Rp22 ribu perkilogram.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Pariaman Anton mengatakan harga cabai ini berlaku untuk jenis cabai Jawa dan cabai lokal.

Ia menyebutkan untuk cabai Jawa dijual dengan harga Rp17 ribu, dan cabai lokal Rp15 ribu perkilogram.

"Namun harga itu tergantung dari kondisi cabainyajuga," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar