Empat Penghulu Nagari Sungai Jambu dilewakan

id Penghulu

Acara 'malewakan gala' penghulu di Nagari Sungai Jambu, Tanah Datar. (Antara Sumbar/Humas Tanah Datar)

Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak empat orang Penghulu di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dilewakan bersamaan dengan malewakan gelar khatib nagari yang ada di daerah tersebut.

Empat orang penghulu yang dilewakan itu menyandang gelar yang sudah lama tidak terpakai atau dalam istilah Minang disebut dengan 'mamakai kain talipek.

“Malewakan pangulu ini merupakan pengantian gelar yang telahlama tak terpakai,patah tumbuah hilang baganti,”kata Ketua KAN Sungai Jambu, Datuak Rajo Tianso saat acara malewakan gala di nagari setempat, Rabu lalu.

Ia menyebutkan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangkamambangkik batang tarandam,saciok bak ayam, sadanciang bak basi.

Gelar yang dilewakan dalam acara tersebut diantaranya adalah gelar Datuak Majo Indo dari Suku Piliang yang disandang oleh Delpis, gelar Datuak Tanaro Nan Bagak dari Suku Chaniago disandang Syarwardi.

Selanjutnya gelar Datuak Marajo Lelo Nan Pingai dari Suku Piliang Sani disandang oleh H. Mahpal dan gelar Datuak Rajo Lelo Nan Basa dari Suku Chaniago Jambak Ulu disandang Zulfendriwan.

Sementara itu tiga khatib yang dilewakan adalah Khatib Majo Indo Nan Putieh dari Suku Piliang yang disandang Dodi Kurnia, Khatib Tanaro dari Suku Chaniago disandang Abel Tasman dan Khatib Marajo dari Suku Piliang Sani disandang oleh Darmansyah.
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar