Harapan Bupati terhadap "smart city"

id smart city

Bupati Solok, Gusmal saat memaparkan Kabupaten setempat menuju smart city. (Antara Sumbar/humas)

Arosuka, (Antaranws ) - Bupati Solok, Sumatera Barat Gusman mengharapkan aplikasi atau sistem menuju smart city atau Kota pintar dapat mendukung kemajuan dan perkembangan daerah setempat dalam berbagai aspek.

"Dengan adanya "smart city" sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berbagai urusan dan mengefisienkan pelaksanaan kerja berbagai Organisasi perangkat daerah (OPD)," kata Bupati Solok, Gusmal di Arosuka, Minggu.

Menurutnya, smart city merupakan harapan masyarakat semua di Kabupaten Solok untuk menunjang kemajuan dan perkembangan daerah baik dalam bidang pelayanan, penataan administrasi, maupun koneksi antar OPD dalam suatu kegiatan atau program.

Smart city nantinya akan sangat menunjang dalam mewujudkan visi daerah setempat untuk menjadi daerah yang transparan dan bersih dari KKN.

Ia meminta keseriusan seluruh pihak terkait dalam mewujudkan Kabupaten Solok sebagai smart city sehingga daerah bisa bersaing dengan daerah lain yang sudah lebih dulu menerapkan smart city tersebut.

"Ikuti perkembangan zaman dengan berbagai inovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat jika daerah kita tidak mau tertinggal," katanya.

Sementara itu, Kepala dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Solok, Mulyadi Marcos, mengatakansmart city dilatarbelakangi dengan adanya nota kesepahaman atau MoU Bupati Solok dengan Kementerian Kominfo mengenai E-sistem dalam pemerintah untuk memberikan pelayanan dengan cepat dan efisien bagi masyarakat.

Smart city merupakan wujud dalam melakukan berbagai Inovasi guna meningkatkan perbaikan kerja dan pelayanan di daerah.

Ia menyebutkan ada enam pilar dalam mewujudkan smart city yaitu smart living, smart informan, smart economy, smart e-goverment, smart branding, dan smart people.

Pemaparan master plan smart city akan di sampaikan pada Desember 2018, master plan disusun untuk sampai tahun 2028.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar