Dua warga Tanah Datar meninggal akibat tertimbun longsor

id Banjir, bencana, longsor

Petugas berada di lokasi longsor dan banjir yang terjadi di Nagari Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. (Antara Sumbar/ist)

Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Dua warga Ranah Batu, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat meninggal dunia akibat tertimbun longsor yang terjadi di daerah itu pada Kamis malam.

Hujan deras yang melanda daerah itu sejak Kamis sore mengakibatkan banjir bandang, dan longsor sehingga menimbulkan korban jiwa.

"Dari dua rumah yang terdampak longsor terdapat tiga orang korban, dua orang meninggal dunia sementara satu lainnya dilaporkan selamat," kata Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas di Batusangkar, Kamis malam.

Ia menyebutkan hingga pukul 21.00 WIB pihaknya baru menerima laporan dua korban meninggal yang sebelumnya dilaporkan tertimbun longsor dan terjebak di dalam bangunan.

Selain tanah longsor yang menelan korban jiwa, banjir juga melanda daerah itu sekitar pukul 18.30 WIB dan merusak sejumlah bangunan dan infrastruktur.

Dari musibah tersebut data sementara terdapat 1 unit jembatan rusak serta beberapa unit rumah dan warung milik warga.

Bayuaji menambahkan hingga saat ini beberapa personel masih berupaya menembus lokasi kejadian, dan beberapa di antaranya sudah berada di lokasi kejadian dan posko.

“Kami saat ini berada di posko bencana. Penanganan dilakukan tim gabungan, Pemkab, BPBD, Polisi dan TNI,” ujarnya.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memprediksi hingga pukul 23.30 WIB berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir atau kilat pada beberapa wilayah di Sumbar.

Beberapa daerah tersebut adalah Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Solok, Sijunjung, Solok Selatan, Dharmasraya, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Sawahlunto, Pariaman, Padang dan Kota Solok. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar