Jangan kecewakan wisatawan, Pemprov Sumbar ingatkan patuhi agenda wisata daerah

id wisatasumbar

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Didit P. Santoso. (Antara Sumbar/Miko Elfisha)

Wisatawan biasanya mempedomani agenda wisata daerah sebagai referensi dalam menyusun rencana liburan. Jadwal even yang berubah-ubah akan sangat mengecewakan mereka yang datang untuk even tertentu
Padang, (Antaranews Sumbar) - Pengelola even wisata harus bisa mematuhi jadwal yang telah dimasukkan dalam agenda wisata daerah agar tidak mengecewakan wisatawan, kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Didit P. Santoso.

"Wisatawan biasanya mempedomani agenda wisata daerah sebagai referensi dalam menyusun rencana liburan. Jadwal even yang berubah-ubah akan sangat mengecewakan mereka yang datang untuk even tertentu," katanya di Padang, Jumat.

Ia mengatakan itu terkait upaya mengembangkan pariwisata melalui pergelaran even seni, budaya dan olahraga menantang di Sumbar.

Didit mengatakan setiap kali rapat dengan pengelola even baik pemerintah kabupaten/kota maupun komunitas, pihaknya selalu mengingatkan agar konsisten terhadap jadwal yang diusulkan karena hal itu adalah syarat mutlak dalam pengembangan wisata even.

Sayangnya dari sekitar 50-an even yang masuk agenda setiap tahun, 40 persennya masih tidak bisa mematuhi jadwal yang ditetapkan. Ada yang mempercepat dan ada yang mengundur pelaksanaan karena beberapa kendala.

"Biasanya kendala itu berkaitan dengan anggaran," kata dia.

Secara bertahap Dinas Pariwisata Sumbar terus memberikan edukasi pada pengelola, agar even yang ada bisa bertahan lama dan terus dikembangkan dengan orientasi yang jelas.

Sebagian pengelola didorong untuk belajar manajemen pengelolaan even wisata ke daerah Jawa yang relatif telah lebih baik.

Pada 2018 ada 52 even yang masuk agenda pariwisata di Sumbar dan sebagian telah terlaksana. Sebagian lagi diandalkan untuk bisa menarik lebih banyak wisatawan ke Sumbar.

Pemerintah Provinsi Sumbar menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu pada 2018 sekitar 8,2 juta orang, meningkat dari 2017 yang mencapai sekitar 7,6 juta orang.

Jumlah itu, 55.700 wisatawan mancanegara dan 8.170.000 wisatawan nusantara. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar