Sanggar Satampang Baniah tampilkan Lareh Simawang di Padang

id Sanggar, nan jombang, lareh simawang, randai

Festival Nan Jombang Tanggal 3. (Antara Sumbar/ist.)

Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Sanggar Seni Satampang Baniah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, akan menampilkan pertujukan tradisional randai dalam kegiatan Festival Nan Jombang Tanggal 3 di Kota Padang pada Selasa 3 Juli 2018.

Sanggar yang berasal Kanagarian Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas itu akan menampilkan cerita randai dengan judul lareh Simawang serta tari piring.

“Kami akan membawakan cerita randai Lareh Simawang yang merupakan cerita asli dari Tanah Datar tepatnya di nagari Rambatan” kata sutradara Febi Eka Kurnia di Batusangkar, Selasa.

Ia menyebutkan, randai ini menceritakan tetang tokoh Lareh Simawang yang berniat untuk berpoligami, namun tidak mendapatkan izin dari pihak keluarga dan istrinya.

Akan tetapi dia tetap menjalankan niat itu hingga kabar tersebut sampai ke telinga istrinya yang kemudian membuatnya gelap mata hingga bunuh diri bersama kedua anaknya.

Lebih lanjut Febi menambahkan, Sanggar Seni Satampang Baniah sebelumnya sudah mengikuti beberapa kegiatan, diantaranya Festival Pagaruyung pada tahun 2015 & 2016.

Selain itu pada 2017 sanggar seni tesebut juga ikut tampil pada Festival Pesona Budaya Miangkabau serta tampil dalam undangan di aula Pertamina Dumai.

Sementara itu direktur festival Nan Jombang Tanggal 3, Angga Djamar mengatakan kegiatan festival ini sudah memasuki tahun ke 6 atas prakarsa Nan Jombang Dance Company bersama Komunitas Galombang Minangkabau serta didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation.

Ia mengatakan, kegitan ini merupakan wadah apresiasi terhadap keberadaan seni tradisi yang ada di Sumbar.

"Kegiatan ini merupakan wujud terimakasih pimpinan Nan Jombang Dance Company, Ery Mefri terhadap kesenian tradisi yang selama ini telah menginspirasi setiap karyanya," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar