Lebaran 2018 - Kerendahan hati sebuah pesan dari bermaafan, kata Anies

id anies bawesdan

Anies Bawesdan

Kita untuk bermaafan pada sesama sebuah pesan untuk rendah hati untuk tawadu sekaligus menjaga persatuan
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Gubernur dan Wakilnya DKI Jakarta, Anies Baswedan/Sandiaga Salahuddin Uno saling bermaafan pada Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jumat pagi.

Anies Baswedan menyampaikan bahwa makna Idul Fitri untuk bermaafan pada sesama adalah sebuah pesan untuk rendah hati dan tawadu.

"Kita untuk bermaafan pada sesama sebuah pesan untuk rendah hati untuk tawadu sekaligus menjaga persatuan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat usai menunaikan shalat Idul Fitri di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat.

Bulan Syawal ini bukan hanya kembali ke fitrah pribadi, tapi kembali ke fitrah kita kepada bangsa yang selalu bersatu, hormat dan menghargai, tambahnya.

"Ini adalah momentum bagi kita untuk kembali ingat kita sebangsa dan senegara dan ingin sama - sama bangun bangsa lebih baik," ujar gubernur.

Anies mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Menurutnya ini adalah tradisi yang unik hanya di Indonesia di dimana memasuki bulan Syawal memulai dengan ucapan permohonan maaf kepada semua.

"Di saat itu kita mencoba meningkatkan derajat ketakwaan, meninggikan derajat ketakwaan di ujung kita merendahkan hati kita," kata Anies.

Anies dan Wagub Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin bertemu di Balai Kota DKI Jakarta dan saling berpelukan dan mengucapkan permohonan.

Acara dilanjutkan dengan bermaaf - maafan dengan warga dan pegawai yang hadir di Balai Kota DKI Jakarta.

Anies hadir beserta istrinya, Ferry Farhati, sedangkan Sandiaga didampingi oleh istrinya, Nur Asia Uno dan ibunya, Mien Uno.
Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar