Padangpanjang, (Antaranews Sumbar) - Sekretaris Provinsi Sumatera Barat Ali Asmar kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk netral dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) saat memimpin tim safari Ramadhan di Masjid Ushuluddin Pasa Usang, Padang Panjang, Selasa malam.
"Sanksi untuk ASN yang tetap nekad ikut politik praktis adalah sanksi berat mulai dari penurunan pangkat hingga dipecat," tegasnya.
Selain sanksi di internal ASN, yang bersangkutan juga bisa terancam sanksi oleh Panwaslu jika terbukti ikut politik praktis.
Ia memahami sebagai warga negara yang punya hak pilih, ASN harus menyalurkan aspirasi dengan memilih calon sesuai hatinya, tetapi tidak boleh terlibat politik praktis sebagai pendukung calon seperti ikut menjadi tim kampanye.
"ASN harus ikut memberikan suara dalam Pilkada sehingga bisa menjadi contoh dan motivasi bagi warga masyarakat lain agar ikut menggunakan hak pilih, tapi jangan jadi tim sukses," kata dia.
Sementara itu Wali Kota Padangpanjang, Irwan mengatakan target jumlah pemilih di daerah itu pada Pilkada 2018 adalah 75 persen.
Angka itu jauh di atas partisipasi pemilih pada Pilkada sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 60 persen.
Berbagai upaya dilakukan agar target tersebut tercapai diantaranya sosialisasi oleh pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu.
Pada kegiatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, Irwan langsung mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada 27 Juni 2018.
"Jumlah pemilih di Padangpanjang saat ini sekitar 35 ribu orang tersebar pada dua kecamatan. Ayo gunakan hak pilih demi Padangpanjang lebih baik ke depan," kata dia.
Terkait kondisi dan stabilitas daerah, ia mengatakan hingga saat ini terjaga dengan baik. Meski ada empat pasang calon yang maju, tetapi antara pendukung tidak terlihat perpecahan, apalagi upaya provokasi.
"Padangpanjang aman, damai dan sejuk, sesejuk udara di kaki Gunung Marapi," kata dia.
Selain imbauan, tim juga menyerahkan bantuan untuk masjid sebanyak Rp20 juta dan tiga karpet.
Bantuan diserahkan Ali Asmar dan diterima pengurus masjid, Yusron Fuadi yang mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian provinsi bagi Padangpanjang, terutama masjid tersebut.***
