Masyarakat Painan pertahankan "balimau paga" (video)

id Balimau Paga,Tradisi Painan

Penyambutan peserta "balimau paga". (ANTARA SUMBAR/Didi Someldi Putra)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Masyarakat Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menggelar tradisi balimau paga dalam menyambut masuknya Ramadhan 1439 Hijriah yang dihadiri oleh pejabat, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat, Selasa.

"Tradisi ini sudah berlangsung sejak lama dan hingga saat ini tetap kami dipertahankan," kata Ketua Kerapatan Adat Nagari Painan, Syafrizal Datuak Nan Batuah di Painan.

Ia menambahkan tradisi balimau paga sarat akan beberapa nilai seperti mempererat tali silaturahmi, bermaaf-maafan dan lainnya.

"Karena pelbagai kesibukan mungkin saja diantaranya kami tidak saling bertatap muka, melalui tradisi ini kami bertemu dan saling bermaaf-maafan menjelang masuknya Ramadhan," katanya.

Tokoh masyarakat Pesisir Selatan, Alirman Sori yang hadir dalam kegiatan itu menyebutkan tradisibalimau paga harus terus dipertahankan sebagai upaya melestarikan budaya.

Bahkan katanya, tradisi ini juga bisa dijadikan sebagai daya tarik wisatawan dalam artian tidak mengurangi nilai sakralnya.

Sekretaris Kabupaten setempat, Erizon menambahkan dari 182 nagari (desa adat) di daerah itu hanya beberapa nagari saja yang masih melaksanakannya, dan ia juga mengungkap bahwa kegiatan itu harus dilestarikan.

Balimau paga dimulai dengan penyambutan para tokoh dan masyarakat yang akan mengikutinya dengan tari tradisional.

Selanjutnya, para tokoh dan masyarakat menuju lokasi balimau paga, disana telah disediakan air kembang yang menghasilkan aroma wangi yang ditempatkan di sebuah wadah.

Berikutnya adalah ceramah agama dan selanjutnya para peserta mengusapkan air kembang tersebut ke keningnya masing-masing dan kegiatan ditutup dengan bersalam-salaman. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar