Logo Header Antaranews Sumbar

Kenapa ada pemusnahan udang terkontaminasi Cs-137 ? Ini penjelasannya

Minggu, 16 November 2025 22:28 WIB
Image Print
Dua petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap melakukan pemusanahan terhadap udang terkontaminasi Cesium-137 yang dilakukan di PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025). ANTARA/HO-Humas Barantin

Jakarta (ANTARA) - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menegaskan pemusnahan 5,7 ton udang dalam 494 kotak karton yang terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137, yang dilakukan bersama Satgas Penanganan Cesium-137 merupakan upaya dalam mengawal keamanan pangan.

Direktur Tindakan Karantina Ikan Barantin Akhmad Alfaraby mengatakan kegiatan pemusnahan itu merupakan bukti nyata dari keseriusan pemerintah dalam menjaga keamanan pangan dan sumber daya hayati Indonesia.

 

“Kegiatan pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen Barantin dalam mengawal keamanan pangan,” kata Alfaraby dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Barantin menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan pangan dan melindungi sumber daya hayati nasional. Bersama Satgas Cesium-137, Barantin memusnahkan produk udang yang terkontaminasi Cesium-137, Sabtu (15/11).



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026