Produksi gabah kering panen Sumatera Barat sepanjang 2025
- 05 February 2026 13:32 WIB
Pekerja mengoperasikan alat berat dalam penanganan jalan putus akibat banjir bandang di kawasan Mega Mendung, Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memprioritaskan penanganan darurat jalan putus tersebut dan menargetkan membuka kembali jalur bagi kendaraan ringan dalam waktu maksimal dua minggu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nz
Pekerja mengoperasikan alat berat dalam penanganan jalan putus akibat banjir bandang di kawasan Mega Mendung, Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memprioritaskan penanganan darurat jalan putus tersebut dan menargetkan membuka kembali jalur bagi kendaraan ringan dalam waktu maksimal dua minggu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nz
Foto udara Pekerja mengoperasikan alat berat dalam penanganan jalan putus akibat banjir bandang di kawasan Mega Mendung, Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memprioritaskan penanganan darurat jalan putus tersebut dan menargetkan membuka kembali jalur bagi kendaraan ringan dalam waktu maksimal dua minggu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nz
Foto udara pekerja mengoperasikan alat berat dalam penanganan jalan putus akibat banjir bandang di kawasan Mega Mendung, Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memprioritaskan penanganan darurat jalan putus tersebut dan menargetkan membuka kembali jalur bagi kendaraan ringan dalam waktu maksimal dua minggu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nz