Zul Elfian: bela negara tanggung jawab warga Indonesia

id Kursus Kader Pimpinan (Suskapin) Menwa Indonesia

Zul Elfian: bela negara tanggung jawab warga Indonesia

Wali Kota Solok Zul Elfian menjadi narasumber dalam Suskapin Menwa Indonesia, di Seskoal Cipulir Jakarta. (ANTARA SUMBAR/Istimewa)

Mahasiswa merupakan bagian dari warga negara yang memiliki kewajiban untuk melakukan pembelaan negara, yang disesuaikan dengan perannya sebagai agen perubahan dan agen pembangunan
Solok, (Antaranews Sumbar) - Wali Kota Solok, Sumatera Barat, Zul Elfian mengatakan pembelaan negara sebagai tumpah darah tidak hanya menjadi tanggungjawab TNI, tapi juga menjadi tanggungjawab segenap masyarakat sesuai kemampuan dan profesi masing-masing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ia katanya saat berbagi pengalaman dengan Resimen Mahasiswa (Menwa) se-Indonesia dengan menjadi salah satu narasumber dalam Kursus Kader Pimpinan (Suskapin) Menwa Indonesia angkatan XXXVI tahun 2018 di Sekolah Staf Komando Angkatan Laut (Seskoal) Cipulir Jakarta, Rabu (14/2).

Wali Kota memaparkan materi peran pemerintah daerah dalam peningkatan jiwa belanegara bagi generasi muda sebagaimana diamanahkan dalam undang-undang NKRI tahun 1945 (Amandemen) pasal 27 ayat 3 yang menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara, dan dalam pasal 30 ayat 1 dan 2.

"Mahasiswa merupakan bagian dari warga negara yang memiliki kewajiban untuk melakukan pembelaan negara, yang disesuaikan dengan perannya sebagai agen perubahan dan agen pembangunan," ujarnya.

Kegiatan belanegara bagi mahasiswa dibutuhkan untuk membentuk karakter, penguatan revolusi mental, dan mempersiapkan mahasiswa menghadapai ancaman. Mulai dari penyalahgunaan narkoba, paham radikalisme, bencana alam dan lainnya.

Tak dapat dipungkiri, sebutnya, semangat jiwa nasionalisme pada sebagian generasi muda mulai sedikit terkikis. Globalisasi disinyalir penyebab kuat semakin memudarnya jiwa nasionalisme yang sangat menjadi perhatian pemerintah.

"Ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk kembali membangkitkan rasa cinta terhadap tanah air, semangat patriotisme harus senantiasa kita tularkan kepada semua lini masyarakat," ujarnya.

Dalam mendukung upaya meningkatkan jiwa belanegara, Pemerintah Kota Solok bertekad menyiapkan SDM yang mampu menjaga rasa nasionalisme, dengan menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dengan kecerdasan spritual melalui program pendidikan dan kegiatan lainnya.

"Kita mendorong sekolah-sekolah yang ada di Kota Solok, untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka dan Jambore yang mengedepankan nilai-nilai nasionalisme sejak dini," ujarnya.

Ia berharap, Menwa bisa mengambil peran sebagai garda terdepan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme dan patriotisme di kalangan mahasiswa dan masyarakat secara umum. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar