Syafrianto Rusli Latih Semen Padang, Selamatkan "Kabau Sirah" dari Ancaman Degradasi

id pelatih baru semen padang

Direktur Umum PT Kabau Sirah Semen Padang Iskandar Zulkarnain (tengah) didampingi Syafrianto Rusli (kiri). (ANTARA SUMBAR/Mario S Nasution)

Padang, (Antara Sumbar) - Manajemen Semen Padang menunjuk Syafrianto Rusli melatih tim berjuluk "Kabau Sirah" itu dalam mengarungi empat laga sisa dalam kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 2017.

"Ya, kami telah memperkenalkannya sebagai pelatih kepala kepada pemain selepas laga menghadapi Mitra Kutai Kartanegara di Stadion GOR Haji Agus Salim," kata Direktur Umum PT Kabau Sirah Semen Padang Iskandar Zulkarnain di Padang, Kamis.

Menurut dia pemilihan ini dilakukan untuk menyelamatkan Semen Padang dari jurang degradasi. Saat ini tim telah memiliki pelatih kepala tentu akan membuat tim ini semakin baik.

Manajemen SPFC memilih Syafrianto karena telah memiliki lisensi A AFC yang merupakan syarat untuk melatih di Liga 1. Selain itu, dia akan mudah beradaptasi dengan tim karena merupakan bagian dari Semen Padang.

Pengangkatan ini akan membuat Delvi Adri kembali ke jabatan sebelumnya yaitu asisten pelatih dan Suhatman Imam tetap menjadi penasihat teknis tim tersebut.

Dirinya berharap dengan pengangkatan ini dapat membuat tim semakin baik dan lolos dari zona degradasi.

"Semoga tim ini semakin baik dan dapat lolos dari zona degradasi," kata dia.

Sementara pelatih kepala Semen Padang yang baru ditunjuk Syafrianto Rusli mengatakan dirinya akan banyak bertanya kepada Delvi Adri yang telah menangani tim.

"Sekarang yang harus dilakukan adalah menyelamatkan tim ini dari zona degradasi. Kami meminta dukungan dari masyarakat Sumatera Barat," kata dia.

Ia mengjelaskan kelemahan tim saat ini adalah mereka tidak bergairah dalam pertandingan. Selain persoalan penyelesaian akhir dan lini tengah yang belum berjalan dengan baik.

"Masalah komunikasi masih terjadi dan hal ini yang harus kita perbaiki. Target kita nanti adalah mencuri poin di kandang Persija Jakarta," katanya. (*)


Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar