Sepuluh Bus Trans Padang Beroperasi 30 Agustus

id trans padang

Sepuluh Bus Trans Padang Beroperasi 30 Agustus

Bus Trans Padang. (Antara)

Padang, (Antara Sumbar) - Wakil Ketua DPRD Padang, Sumatera Barat, Wahyu Iramana Putra mengatakan berdasarkan kesepakatan maka 10 unit bus tambahan Trans Padang di daerah itu akan kembali beroperasi pada 30 Agustus 2017.

"Pengoperasian kembali 10 bus tambahan Trans Padang itu telah berdasarkan kesepakatan antara perwakilan pengusaha angkot se-Kota Padang, Dinas Perhubungan dan Organisasi Angkutan Darat (Organda)," ujarnya dalam jumpa pers di DPRD setempat, Selasa.

Sebelumnya, sebanyak sepuluh unit bus tambahan Trans Padang dilakukan penghentian sementara dari 29 hingga 31 Agustus, sampai adanya solusi atas aksi demonstrasi menolak pengoperasian bus tersebut pada koridor I jurusan Pasar Raya - Lubuk Buaya pada Senin pagi (28/8).

Demontrasi itu dilakukan oleh sejumlah awak angkutan kota di depan gedung DPRD setempat.

Wahyu mengatakan pengusaha angkot se-Padang sepakat mendukung program pemerintah terkait peningkatan pelayanan angkutan umum melalui Trans Padang itu.

Selain itu, Untuk menambah wawasan dalam pengelolaan perusahaan angkutan, kata Wahyu PT Armada Bumi Minang bersedia menerima karyawan PT dan Koperasi angkutan kota di Padang untuk magang di PT itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dedi Henidal berharap dengan telah adanya kesepakatan tersebut angkutan kota di daerah itu dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

"Tidak ada lagi angkutan kota yang tidak beraturan," katanya.

Sedangkan, terkait dengan angkutan dalam jaringan (daring) Ia mengatakan pihaknya masih menindaklanjuti dan menunggu petunjuk dari Kementerian Perhubungan.

Sementara, Direktur PT Permata Biru Fauzen (Pengusaha angkutan kota) mengatakan dengan telah adanya kesepakatan antara beberapa pihak itu, diharapkan tidak ada lagi permasalahan terkait Trans Padang tersebut. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.