Pertamina Siagakan Truk Tangki di SPBU Permudah Distribusi BBM

id Pertamina, Mudik, Lebaran

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Padang, (Antara Sumbar) - PT Pertamina (Persero) Marketing Operational Regional I menyiagakan truk tangki berisi bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumatera Barat dalam menghadapi peningkatan konsumsi BBM pada arus mudik.

General Manager MOR I, Erry Widiastono di Padang, Jumat menyebutkan truk tangki tersebut disiagakan pada lima kantong BBM yang telah disiapkan Pertamina.

Untuk wilayah Sumbar, Pertamina menyiapkan kantong-kantong BBM di sekitar di Bukittinggi sebanyak tiga kantong dan Payakumbuh dua kantong.

Kantong BBM, jelasnya merupakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang disiapkan dan ditunjuk sebagai tempat truk tangki bermuatan BBM bersiaga agar dapat segera dikirinkan ke SPBU di area jalur mudik dan wisata.

Selain menyiapkan kantong BBM, Pertamina MOR I juga menyiagakan Posko Satuan Tugas (Satgas) Pemantauan distribusi BBM dan elpigi selama Ramadhan dan Idul Fitri 1438 Hijriah dari 10 Juni hingga 10 Juli 2017.

Pertamina juga melakukan penambahan waktu operasional di Kantor Pertamina, lokasi TBBM, depot elpiji dan DPPU di Sumbar untuk persiapan pelayanan konsumen.

"Kami juga meminta SPBU beroperasi 24 jam. Di Sumbar terdapat 114 SPBU," ujarnya.

Erry menyampaikan selama masa satgas diperkirakan akan terjadi peningkatan konsumsi premium sebesar 5 persen dari penyaluran normal sebesar 1.204 kiloliter menjadi 1.262 kiloliter.

Konsumsi Pertalite juga diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 17 persen dari rata-rata harian 732 kiloliter menjadi 855 kiloliter. Kemudian produk Pertamax diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 22 persen dari sebelumnya 126 kiloliter menjadi 155 kiloliter per hari.

"Untuk konsumsi Solar justru kami prediksi mengalami penurunan sebesar 4 persen dari 1.057 kiloliter menjadi 1.012 kiloliter per hari," ujarnya.

Kendati mengalami peningkatan konsumsi, ia memastikan persediaan BBM selama arus mudik mencukupi. "Kami telah meningkatkan level stok BBM di terminal-terminal yang kami meliki dan menjaga level stok yang aman hingga permintaan BBM kembali normal," ujarnya. (*)


Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar