Warga Padati Tugu Harimau Saat Pergantian Tahun

id Warga apadati tugu

Warga Padati Tugu Harimau Saat Pergantian Tahun

Kembang api berpijar saat menyambut malam pergantian tahun, di Padang, Sumatera Barat, Kamis (1/1) dini hari. Meskipun sudah ada imbauan, warga tetap menyalakan kembang api yang diipusatkan di sepanjang pantai itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/pd/14/WIJ. ()

Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Ratusan warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memadati Tugu Harimau di Padang Baru, Kecamatan Lubuk Basung, saat menyambut malam pergantian tahun baru 2017.

Tugu Harimau dengan jarak sekitar 500 meter dari Kantor Bupati Agam, mulai dipadati pengunjung yang berasal dari Kecamatan Ampek Nagari, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara dan lainnya pada Sabtu (31/12) sekitar pukul 20:00 WIB.

"Kami sengaja mendatangi Tuggu Harimau yang merupakan lambang dari Kabupaten Agam, karena seluruh objek wisata di daerah itu ditutup saat malam pergantian tahun baru," kata salah seorang warga Ampek Nagari, Risma di Lubuk Basung, Sabtu.

Setiap tahun, katanya, lokasi ini menjadi tujuan warga untuk menyambut malam pergantian tahun baru 2017.

Lokasi tersebut juga dipenuhi oleh pedagang dadakan yang menjual trompet, kembang api, minuman, makanan dan lainnya.

Kapolres Agam, AKBP Eko Budhi Purwono, menambahkan, pihaknya mengerahkan puluhan personel di lokasi Tugu Harimau untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak macet.

"Lokasi ini akan ramai dikunjungi warga dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat," katanya.

Pada malam pergantian tahun baru ini, tambahnya, Polres Agam fokus untuk mengamankan pusat keramaian.

Selain itu, melakukan patroli ke Kelok 44, Simpang Gudang Manggopoh, Puncak Lawang, Pantai Tiku, Danau Maninjau dan lainnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kepemuda dan Olahraga Agam, Hadi Suryadi, mengatakan, Pemkab Agam menutup seluruh objek wisata di daerah itu pada saat malam pergantian tahun.

"Kita telah memberikan surat imbauan kepada pengelola objek wisata agar menutup pada malam pergantian tahun," katanya.

Penutupan ini bertujuan agar generasi muda tidak merayakan malam pergantian tahun baru di objek wisata, karena dari pengalaman perayaan ini lebih banyak mudharat dari manfaatnya.

Perayaan tahun baru ini kata dia, juga tidak sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Agam yakni "Agam Berprestasi dan Madani".

"Lagi pula perayaan tahun baru ini bukan budaya kita, untuk itu semua objek wisata kita tutup," tambahnya. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.