
Equra, Maskot Pilkada Pasaman
Senin, 9 November 2015 15:53 WIB

Lubuk Sikaping, (AntaraSumbar) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman meluncurkan "Equra" sebagai maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 September 2015, yang berbentuk bola dunia, yang terinspirasi dari ciri khas daerah itu.
Koordinator Divisi Sosialisasi dan Data Pemilih KPU Pasaman Aprina Herawati, di Lubuk Sikaping, Senin, mengatakan, pihaknya telah meluncurkan secara resmi maskot untuk Pilkada 9 Desember 2015 di daerah ini, dengan mengambil tema bola dunia.
Karena, jelasnya, Pasaman terkenal dengan salah satu daerah yang dilewari garis equator, sehingga maskot pilkada tetapkan bernama "Equra".
"Equra sendiri memiliki arti equator bersuara, dimana dengan adanya maskot yang kami tetapkan tersebut, diharapkan nantinya semua masyarakat yang memiliki hak suara, akan dapat menggunakan hak pilihnya, sehingga target partisipasi yang telah dicanangkan dapat tercapai," jelasnya.
Ia menambahkan, maskot Equra berupa bola dunia yang melintasi garis equator itu sendiri memiliki dua jenis, yakni pertama Equra yang tangannya memegang paku untuk mencoblos, serta Equra yang memegang bendera ditangannya.
Penggunaan maskot Equra dengan paku ditangan diperuntukan bagi seluruh kegitan sosialisasi dan formal lainnya, sedangkan untuk Equra yang memegang bendera diperuntukan bagi kegiatan KPU Pasaman, yang harus memasang foto pasangan calon bupati dan wakil bupati sehingga KPU tidak dinilai memihak salah satu pasangan calon.
Sehubungan itu, KPU Pasaman menargetkan partisipasi pemilih minimal adalah 78 persen, dimana melebihi target partisipasi oleh KPU pusat yang hanya 77,5 persen.
"Target kami minimal sama dengan partisipasi Pemilihan Legislatif, dengan demikian target tersebut tinggi dari KPU pusat. Kami yakin target itu dapat dicapai dengan peran serta semua lapisan, termasuk pihak media massa dalam mensosialisasikan pentingnya pilkada dalam memilih pemimpin yang akan membawa daerah ini lebih maju kedepannya," jelasnya.
Sementara itu, terkait persiapan tahap pencoblosan 9 Desember 2015, terutama surat suara, saat ini masih dalam proses cetak oleh PT Betawi Mas Cemerlang.
"Karena Pilkada tahun ini serentak, dan percetakan surat suara sangat banyak, tentu KPU kabupaten dan kota yang mencetak surat suara juga harus antri, dan kami telah koordinasikan dengan pihak percetakan tersebut," kata Komisioner KPU Pasaman, Aslamiah.
Ia menambahkan, dengan target surat suara sampai di daerah ini pada pertengahan November 2015, sehingga untuk pelipatan dan pendistribusian dapat selesai tepat waktu sebelum pelaksanaan tahap pencoblosan pada 9 Desember 2015.
Jumlah jumlah surat suara yang dicetak untuk tahapan pencoblosan pilkada 9 Desember 2015 didaerah itu berjumlah 191.748 lembar, berdasarkan jumlah pemilih yang ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni 186.760 jiwa, ditambah 2,5 persen dari jumlah tersebut, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Surat suara tersebut nantinya akan dibagikan di 37 nagari, yang tersebar di 12 kecamatan, dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara mencapai 641 TPS. Selain itu, KPU juga mencetak sebanyak 2.000 surat suara untuk antisipasi jika terjadi pemilihan ulang di daerah ini.
"Untuk surat suara pemilihan ulang, akan ada stempel pemilihan ulangnya, sehingga tidak bisa digunakan jika tidak ada pemilihan ulang di daerah ini nantinya dalam Pilkada 2015," ujarnya. (*)
Pewarta: Eko Fajri
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
