Universitas Mohammad Natsir Hadir di Bukittinggi

id Universitas Mohammad Natsir

Bukittinggi, (Antara) - Universitas Mohammad Natsir hadir di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), dimana perguruan tinggi tersebut berada di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) provinsi itu.

Ketua Yarsi Sumbar Zainul Daulay di Bukittinggi, Sabtu, mengatakan pendirian universitas tersebut telah mendapatkan izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No: 501/E/0/2014.

"Pendirian Universitas Mohammad Natsir tersebut dipelopori oleh khittah dan perjuangannya, dan diabadikan kepada nama sebuah perguruan tinggi," kata dia saat peresmian Universitas Mohammad Natsir sekaligus pelantikan rektornya di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Sabtu.

Dia mengatakan universitas tersebut fokus kepada ilmu kesehatan yang mana yayasan itu sebelumnya juga telah membuka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) di Bukittinggi.

Sementara untuk penunjang perguruan tinggi tersebut pihaknya sudah memiliki beberapa rumah sakit sebagai tempat praktek bagi mahasiswa nantinya.

Dia menyebutkan di antara jurusan yang akan dibuka pada perguruan tinggi itu adalah Ilmu Gizi, Fisika, Kimia, Biologi, Administrasi Rumah Sakit, Hukum, Administrasi Negara, Farmasi, Akuntansi, dan Sastra Arab, dimana semua itu merupakan program studi S1.

Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat agar mereka mengetahui keberadaan universitas tersebut berserta beberapa program studi yang dibuka.

Kemudian salah seorang anak Mohammad Natsir, Aisyah mengharapkan dengan berdirinya universitas itu hendaknya mampu mencapai keinginan beliau sebagai pahlawan bangsa yang ingin menggabungkan antara ilmu barat dan Islam.

"Semoga dengan adanya perguruan tinggi ini mampu melahirkan ilmuan yang berkualitas serta memahami agama dengan baik," kata dia.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengapresiasi pendirian Universitas Mohammad Natsir di daerah tersebut, sebab dengan adanya perguruan tinggi itu dapat mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) ke depannya.

Selain itu, universitas tersebut juga memiliki karakteristik sebagai perguruan tinggi yang berbasis keagamaan, dengan demikian juga akan memperbaiki moral generasi bangsa untuk masa mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bukittinggi Ismet Amzis, para pengurus Yarsi Sumbar, pengurus Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) Sumbar, para dosen universitas tersebut. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.