Padang, (Antara) - Bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) diperuntukan bagi keluarga yang tidak mampu dalam segi ekonomi bukan keluarga yang mampu, kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Abdul Gafar.
"Penerima bantuan PSKS adalah mereka yang tidak mampu dan mereka masuk Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011," katanya di Padang, Rabu.
Namun, imbuhnya, dari 2011 sampai sekarang tentu ada beberapa keluarga yang ekonominya sudah mapan begitu juga sebaliknya.
"Bagi masyarakat yang ekonominya sudah mapan, kami harap tidak ikut mengambil bantuan PSKS," ujarnya.
Menurut pantauannya di lapangan, ada orang yang sudah berekonomi mapan namun ikut mengantre bantuan PSKS.
"Itu sangat disayangkan, kalau tidak mereka ambil dana itu bisa masuk lagi ke kas negara dan bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat," katanya.
Namun, imbuhnya, pihaknya juga tidak bisa melarang bagi masyarakat yang sudah mampu masih mengambil bantuan PSKS karena di sana tertera nama mereka.
Menyikapi hal itu, katanya, Kementerian Sosial berencana memperbaharui data PPLS 2011 itu dan diperkirakan selesai pada Juni 2015.
"Semoga pada Juni 2015 program pembaharuan data yang dicanangkan oleh Kementrian Sosial berjalan sesuai rencana dan program yang akan dijalankan pemerintah pusat dan daerah lebih tepat sasaran," ujarnya.
Sebanyak 274. 074 orang di Sumbar tercatat menerima bantuan dana PSKS pada 2015. Mereka masuk ke Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011. (cpw10)
