Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat targetkan produksi ikan 117.640 ton pada 2026

Selasa, 13 Januari 2026 17:47 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat Zulfi Agus. ANTARA/Altas Maulana.

Pasaman Barat, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menargetkan produksi ikan selama 2026 mencapai 117.640 ton yang terdiri atas ikan tangkap dan ikan budidaya.

"Kami terus upayakan target yang ditetapkan tercapai hingga akhir tahun. Mudah-mudahan tidak ada bencana alam yang bisa menggagalkan target yang ditetapkan," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat Zulfi Agus di Simpang Empat, Selasa.

Menurut dia, total target produksi itu terdiri atas ikan budidaya sebanyak 6.030 ton dan ikan tangkap sebanyak 111.610 ton.

Dia menjelaskan untuk peningkatan produksi ikan budidaya pihaknya menyalurkan benih ikan yang tersedia di Balai Benih Ikan yang ada.

Selain itu, memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada pembudidaya cara beternak ikan yang baik.

"Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak diharapkan target produksi ikan dapat tercapai pada akhir tahun nanti" katanya.

Dia menjelaskan untuk mencapai target itu pihaknya melakukan sejumlah upaya di antaranya adalah memberikan dorongan pelaku usaha meningkatkan usaha penangkapan dan budidaya dan memfasilitasi rekomendasi bahan bakar minyak untuk nelayan.

Lalu memberikan bantuan sarana dan prasarana pengembangan usaha baik penangkapan ikan di laut dan pembudidaya ikan serta bersinergi dengan provinsi dan pusat.

Selama 2025, pihaknya mencatat produksi ikan tangkap sebesar
93.245 ton dan budidaya 5.710 ton.

"Target produksi pada 2025 tidak tercapai karena pengaruh cuaca ekstrem pada November dan Desember mengakibatkan nelayan kesulitan pergi melaut. Untuk budidaya juga kehilangan kolam jaring apung dan kolam air tenang yang mengakibatkan petani gagal panen," ujarnya.

Untuk produksi perikanan tangkap yang dihasilkan di Pasaman Barat mayoritas ikan tongkol, tenggiri, kakap merah, kembung, selar, teri, kerapu, layur, bawal, kuwe, cakalang, udang putih, kepiting dan rajungan.

"Secara kualitas tidak kalah bersaing dengan daerah penghasil ikan lainnya di Indonesia," tambahnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026