Cilic Alasan Kelelahan Sehingga Tumbang di Final Tur ATP

id Cilic Alasan Kelelahan Sehingga Tumbang di Final Tur ATP

London, (Antara/Reuters) - Penampilan hebat Marin Cilic selama ini menjadi mimpi buruk pada turnamen Final Tur ATP setelah kandas untuk kedua kalinya pada laga di O2 Arena London, Rabu. Petenis berusia 26 tahun dari Kroasia itu, yang mengikuti turnamen yang hanya diisi delapan petenis terpilih itu - setelah menjuarai AS Terbuka, September, - datang ke London dengan harapan besar, tapi sejauh ini baru menguasai enam game dalam dua pertandingan. Kekalahan 1-6 1-6 atas petenis nomor satu Novak Djokovic disusul dengan kekalahan Rabu 3-6 1-6 atas Tomas Berdych. "Ini tentu saja mengecewakan. Saya tidak mengharapkan permainan seperti ini," kata Cilic, yang memiliki pukulan servis keras serta tembakan "forehand" membahana, namun menurun dalam dua laga terakhir. "Saya merasa agak lelah. Saya merasakannya ketika sedang bermain di lapangan," ujarnya. "Saya memukul ke arah yang salah, saya tidak tahu mengapa saya mengalami tingkat permainan seperti ini. Saya tidak dalam kondisi terbaik saya, saya melakukan beberapa kesalahan," katanya. "Dalam dua pertandingan saya, saya merasa sedang dalam kondisi di luar level permainan saya yang sebenarnya," katanya. Tapi Cilic mengatakan, ia akan berusaha mengeluarkan semua kemampuannya pada laga terakhir di grupnya melawan Stanis Wawrinka. "Saya kira tekanan berat juga dirasakan Stan, karena ia juga harus menang," kata Cilic, "Saya berusaha menikmati turnamen ini dan tampil dengan lebih baik pada laga Jumat." Dengan tidak didampingi pelatihnya mantan juara Wimbledon, Goran Ivanisevic, Cilic mampu bermain baik minggu ini, namun penampilannya dibawah performa sebelumnya. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.