Padangpanjang, Sumbar, (ANTARA) - Badan Pusat Statistik Kota Padangpanjang, Sumatera Barat menyatakan, lebih dari separoh perekonomian masyarakat Kota itu dibetuk oleh sektor tersier."Ada sekitar 70,81 persen kontribusi sektor tersier terhadap struktur perekonomian Kota Padangpanjang,"kata kepala BPS Kota Padangpanjang Muhammad Hudaya, Sabtu.Menurut dia, angka tersebut cukup signifikan pertumbuhanya terhadap ekonomi Kota Padangpanjang, yang mana terjadi peningkatan dari Rp645,66 miliar tahun 2010 menjadi Rp736,75 miliar pada 2011 atau naik sekitar 14,11 persen.Pertumbuhan sektor tersier tersebut kata dia, diwarnai dengan adanya peningkatan kinerja dari setiap sektor lapangan usaha kelompok itu tersier sendiri."Kelompok sektor tersier itu ada perdagangan, hotel dan restoran, angkutan dan komunikasi, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan serta jasa-jasa, semuanya terlihat peningkatannya secara signifikan,"katanya.Kondisi itu juga menunjukan bagaimana kebutuhan dan perilaku masyarakat mulai berubah input dan output terhadap kelompok tersier ini baik berupa layanan pribadi maupun masal seperti jasa rumah sakit, pendidikan, olahraga, hiburan, penjahit, perbengkelan, perbankan, asuransi dan lainnya.Penyumbang terbesar kedua terhadap ekonomi Kota Padangpanjang terdapat pada kelompok sektor sekunder dengan nilai tambah yang dihasilkan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar Rp207,23 miliar atau sekitar 19,92 persen di tahun 2011. Terakhir penyumbang terendah terdapat pada kelompok sektor primer sebesar Rp96,54 miliar atau sekitar 9,28 persen sedikit menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 9.64 persen.Pertumbuhan ekonomi kata dia, juga dapat menjadi indikator untuk mengukur kinerja ataupun evaluasi pembangunan yang telah berjalan, guna menyusun rencana pembangunan yang lebih baik pada masa yang akan datang.Pertumbuhan ekonomi dibangun berdasarkan agregat dari pertumbuhan sektor-sekor ekonomi yang ada.Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tercipta pada suatu daerah sangat bergantung pada kemampuan daerah tersebut dalam menigkatkan produksi sektoralnya."Peningkatan produksi sektoral sangat menentukan peningkatan ouput sektoral. Dengan meningkatnya ouput sektoral, maka akan bertambah juga perkembangan nilai tambah masing-masing sektor yang terjadi selama periode tersebut,"katanya. (ben)
Berita Terkait
Polisi usut kasus pembunuhan satu keluarga di Situbondo
Minggu, 28 Desember 2025 11:55 Wib
Apa wisata minat khusus itu?
Kamis, 25 Desember 2025 8:08 Wib
Pemkab Pasaman Barat adakan FGD bersama lintas sektor, tokoh lintas agama dan budaya untuk Percepatan penurunan stunting
Senin, 22 Desember 2025 20:17 Wib
BP BUMN koordinasikan bantuan lintas sektor untuk pemulihan Sumatera
Kamis, 18 Desember 2025 6:40 Wib
Kerugian sektor pertanian akibat bencana alam di Pasaman Barat Rp3,94 miliar
Kamis, 11 Desember 2025 19:57 Wib
Pemkab Pasaman Barat perkuat koordinasi lintas sektor penanganan bencana
Jumat, 28 November 2025 18:21 Wib
PLN UP3 Padang dorong peralihan huller konvensional ke huller listrik demi efisiensi dan kemajuan sektor pertanian
Kamis, 20 November 2025 14:26 Wib
Pemkot Payakumbuh perkuat koordinasi lintas sektor hadapi bencana
Kamis, 6 November 2025 15:37 Wib
